Jenazah Ledakan Pipa Gas Minta Dicarikan Tubuhnya
Kamis, 30 Nov 2006 03:36 WIB
Jakarta -
Rudi Tri Hariadi, salah satu korban tewas ledakan pipa gas Pertamina di lumpur Lapindo menemui kawannya yang berada di Kalimantan. Dalam mimpi, Rudi terlihat penuh lumpur. "Posisi saya terjepit batu, satu meter di bawah Jembatan Siring!"Demikian diceritakan istri Rudi, Yulianawati dari kisah kawan dekat Rudi kepadanya. "Dia bilang kalau Rudi minta jasadnya segera diambil," katanya ketika ditemui wartawan, Rabu (29/11/2006).Dari mimpi inilah, Yulianawati meminta Tim Badan SAR Nasional Jatim memulai kembali pencarian pada Rabu siang. Tim ini akan mencari Rudi selama 3 hari ke depan.Kepala Pelaksana Operasi SAR M Hernanto membenarkan pencarian Rudi atas permintaaan istrinya. Namun usaha pencarian selama 3 jam pada Rabu ini masih nihil. Yulianawati pun tidak ingin hilang asa. Setelah gagal, dia mencari jalan supranatural. Bantal yang biasa digunakan Rudi dililiti janur dan di atas bantal itu diberi sebutir telur.Bantal ini kemudian ditaruh di tengah lumpur, tepatnya di bawah fly over Siring. Yuliana yakin, bila bantal itu bergeser, di situlah jenazah Rudi berada.Saat pencarian, anak tunggal Rudi, Ferina Dinanti (6) juga ikut menyaksikan beserta kerabat dan orang tua Rudi. Mereka bersama-sama membacakan ayat kursi.
(wiq/wiq)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































