Hujan Malam Hari Berpotensi Longsor

Hujan Malam Hari Berpotensi Longsor

- detikNews
Rabu, 29 Nov 2006 20:20 WIB
Bandung - Bagi warga Bandung yang bermukim di lereng-lereng bukit, tampaknya harus tetap waspada pada malam hari di musim penghujan kali ini. Sebab, karakteristik hujan di Bandung yang seringkali terjadi pada sore dan malam hari dengan intensitas dan curah hujan yang cukup tinggi, rawan terjadi longsor.Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVG) Surono dihubungi wartawan melalui telepon mengatakan, jika dilihat dari statistik terjadinya longsor di Jabar khususnya wilayah Bandung sekitarnya, waktu longsor terjadi seringkali pada malam hari dan banyak memakan korban jiwa."Pada saat malam hari, masyarakat sudah lelah sehingga malas untuk mantau-mantau ke luar. Jadi ketika terjadi longsor mereka tidak dalam keadaan siap. Itu yang mengakibatkan banyak memakan korban jiwa," ujarnya.Hal itu, kata dia, disebabkan pola hujan di Jabar khususnya Bandung seringkali terjadi pada siang dan malam hari. Menurutnya, masyarakat perlu mewaspadai hujan yang terjadi pada pertengahan musim penghujan. Karena curah hujan pada saat itu sudah memasuki masa jenuh.Pendapat tersebut dibenarkan oleh Kepala Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) Hendri Subakti saat dihubungi detikcom melalui telepon. Menurut Hendri, pada pertengahan musim penghujan, biasanya curah hujan relatif tinggi. Dia memperkirakan pada Desember mendatang, curah hujan di Bandung akan tinggi."Karakteristik hujan di Bandung itu, seringkali terjadi pada sore dan malam hari dengan curah hujan dan intensitas yang tinggi. Kondisi ini bisa menjadi faktor utama penyebab terjadinya longsor. Pokoknya kalau curah hujan sudah di atas 100 milimeter maka pasti longsor," katanya.Namun hal itu pun didukung oleh faktor penunjang lainnya, yaitu kelerengan tanah dan jenis batuannya. Pendapat serupa juga diungkapkan Surono. Menurutnya masyarakat yang tinggal di daerah lereng gunung dengan kondisi tanah yang retak-retak, maka potensinya besar untuk terjadi longsor."Daerah-daerah yang dulunya pernah longsor pun harus waspada. Masyarakat yang saat ini tinggal di daerah itu harus cepat pindah," kata Surono. (ern/wiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads