Tomy Winata Teler Dicecar 5 Jam Kasus DKP
Rabu, 29 Nov 2006 17:51 WIB
Jakarta - Usai diperiksa KPK berkenaan kasus DKP, Tomy Winata terlihat teler. Sampai-sampai dia lupa pertanyaan yang ditanyakan KPK padanya seputar kasus dana dekonsentrasi di Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP)."Wah, banyak tuh pertanyaannya, saya lupa. Lima jam diperiksa, teler," ujar Tomy yang mengenakan jaket coklat dengan wajah lesu saat ditanyai wartawan usai pemeriksaan di kantor KPK, Jl Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2006).Kendati lelah dicecar pertanyaan sejak pukul 12.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, bos Artha Graha itu mengaku diperiksa seputar kegiatan usahanya yang berhubungan dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri.Perusahaan milik Tomy, Maritim Timur Jaya (MTJ), diduga mendapat fasilitas khusus dari DKP. Namun hal itu dibantahnya, mengingat perusahaan itu sejak tahun 1997 tidak beroperasi. Dia juga membantah memiliki hubungan pribadi selama Rokhmin menjabat sebagai menteri."Sejak pendirian MTJ tahun 1997 kena huru-hara. Selama Rokhmin jadi menteri, perusahaan mati suri. Izin bangunan ada, izin operasional belum ada. Kita juga sudah menyerahkan bukti," ujar Tomy sambil sesekali bersin karena sedang flu.Untuk membuktikan dirinya tak bersalah, Tomy siap jika mesti diperiksa lagi. "Kita tunggu saja proses selanjutnya," katanya sambil menuju mobil Toyota Land Cruiser bernopol B 8217 ZE.Kasus dana dekonsentrasi ini menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri sebagai tersangka. Besaran dana dekonsentrasi yang diduga tidak sah sebesar Rp 15 miliar.
(ana/sss)











































