Kalla Diprotes Menneg Perempuan
Rabu, 29 Nov 2006 14:54 WIB
Jakarta - Harga elpiji naik mulai tahun depan, tentulah yang paling pusing adalah kaum ibu. Menneg Pemberdayaan Perempuan (PP) Meutia Hatta pun langsung 'menyingsingkan lengan baju' menghampiri Wapres Jusuf Kalla."Sosialisasinya adalah elpiji lebih murah dari minyak tanah. Nah kalau harganya jadi naik bagaimana? Tidak ada gunanya sosialisasi kami," cetus Meutia.Protes itu disampaikan langsung oleh Meutia kepada Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (29/11/2006). Usai pertemuan, Meutia menuturkan protesnya kepada wartawan.Meutia sangat keberatan dengan kenaikan harga elpiji karena bertentangan dengan program konversi minyak tanah ke elpiji yang telah disosialisasikan departemennya. Meutia juga menekankan kepada Kalla agar kelancaran pasokan elpiji terjamin."Jangan sampai setelah makin banyak warga mengalihkan penggunaan minyak tanah mereka, pasokan elpiji di dalam negeri tidak mampu memenuhi lonjakan permintaan tersebut," cetusnya.Atas protesnya itu, kata Meutia, Kalla berjanji mencarikan jalan keluarnya.Sebelumnya Dirut Pertamina Ari H Soemarno menjelaskan, kenaikan harga elpiji berlaku untuk tabung 12 kg untuk masyarakat kelas menengah ke atas yang nantinya tidak lagi disubsidi pemerintah. Ini untuk membedakan dengan elpiji bertabung 3 kg untuk masyarakat kecil yang disubsidi.
(mar/sss)











































