Di Pasarminggu
Tangki Minyak Datang, Sejam Kemudian Ludes
Rabu, 29 Nov 2006 10:40 WIB
Jakarta - Meski Pertamina berjanji menambahkan pasokan minyak tanah, antrean masih terjadi di kawasan Pasarminggu. Mobil tangki tiba, warga langsung menyerbu.Kendati sudah tahu mobil tangki minyak tanah datang pukul 09.00 WIB, warga Jl Almamera, Pasarminggu, Jakarta Selatan, sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB. Kebanyakan mereka adalah ibu rumah tangga dan pedagang.Sambil menunggu kedatangan mobil tangki minyak tanah, mereka saling curhat soal kesulitan mendapatkan bahan bakar yang sehari-hari mereka gunakan.Seperti Cahyo, seorang pedagang gorengan. Pria berusia 31 tahun ini mengaku kesulitan minyak tanah sejak usai Lebaran. Namun baru belakangan bertambah parah."Kemarin saya sudah mengantre tapi tidak dapat. Sudah habis," keluh Cahyo saat ditemui detikcom, Rabu (29/11/2006).Untuk 'membalas' kegagalannya mendapatkan minyak tanah Selasa (28/11/2006) kemarin, Cahyo membawa jirigen besar. Dia membeli 20 liter untuk jatah semingu ke depan. Kebetulan tidak ada pembatasan berapa liter setiap orang boleh membeli minyak tanah.Sementara untuk ibu-ibu rumah tangga, mereka membawa dua jirigen kecil yang masing-masing memuat 3 liter minyak tanah. Selain jirigen, ada juga yang membawa lima botol air mineral ukuran 1 liter."Harganya kalau di pangkalan masih terjangkau, Rp 2.600 per liter. Kalau di eceran sudah Rp 4.000 per liter," terang Cahyo.Ketika mobil tangki minyak tanah tiba, warga langsung sibuk merubungi dari empat arah berbeda. Sejak kemudian minyak tanah yang baru tiba pun ludes.
(ana/nrl)











































