Lancarnya Lalu Lintas di Makkah

Catatan Haji

Lancarnya Lalu Lintas di Makkah

- detikNews
Rabu, 29 Nov 2006 05:41 WIB
Makkah - Hampir semua penduduk kota Makkah, Saudi Arabia, mempunyai mobil. Namun ajaib, di kota suci ini sama sekali tidak ada kemacetan lalu lintas.Denyut kehidupan lalu lintas di kota Makkah baru terasa pada pukul 09.00 atau 10.00 waktu setempat. Maklum, berbagai aktivitas masyarakat setempat seperti sekolah maupun bekerja, memang dimulai pada jam-jam tersebut.Saat wartawan detikcom Djoko Tjiptono, berkeliling pada pukul 08.00, lalu lintas di jalan-jalan utama kota Makkah seperti kawasan Aziziah, Misfalah, dan Khalidah, masih lengang. Hanya ada 1 atau dua mobil yang melintas. Itu pun kebanyakan taksi gelap.Di kota Makkah, khususnya menjelang musim haji, taksi-taksi gelap lebih banyak berseliweran di jalan raya. Untuk jarak sekitar 2 sampai 3 Km, mereka mamatok tarif 5 Real (sekitar Rp 12.500). Kalau kita berani menawar, mungkin bisa murah lagi.Jalan-jalan di kota Makkah sangat lebar dan mulus. Sangat jauh dengan kondisi jalan di tanah air, yang banyak dihiasi gelombang aspal dan lubang. Maaf bukan mau membanding-bandingkan, tapi memang begitu kenyataannya.Mulus, luas dan sepi. Begitulah kondisi jalan dan lalu lintas di Kota Makkah. Jadi tak heran jika di dalam kota, para pengemudi bisa memacu kendaraannya hingga 100 KM per jam. Jalan-jalan di Makkah juga banyak yang menerobos perbukitan batu. Jadi jangan heran jika banyak terowongan di kota ini."Saya kalau pulang ke tanah air males bawa kendaraan. Di mana-mana macet, sangat berbeda dengan di sini," kata Nordin, seorang mukimin (WNI yang tinggal di Arab Saudi) kepada detikcom, Rabu (29/11/2006).Tapi tunggu dulu, tidak selamanya lalu lntas di kota Makkah lancar. Jika musim haji tiba, situasi lalu lintas di Kota Makkah bisa berubah 180 derajat. Kemacetan akan terjadi di mana-mana, khususnya di jalan-jalan menuju lokasi pelaksanaan ibadah haji seperti Mina dan Arafah pada tanggal 9 hingga 13 Dzulhijah."Saat menjelang pelontaran Jumroh, jalan menuju Mina macet total. Jutaan jamaah haji seolah tumplek di jalan. Dari pada naik mobil lebih baik jalan kaki," ujar Adjis, mukimin asal Madura. (djo/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads