Stok Minyak Tanah di Sumut Melimpah
Selasa, 28 Nov 2006 22:35 WIB
Medan - Berbagai antrian minyak tanah yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut) bukan dikarenakan berkurangnya pasokan. Malahan, stok tersebut melebihi kapasitas tangki timbun milik Pertamina di Instalasi Medan Group di Medan. Pernyataan ini disampaikan General Manager PT Pertamina Unit Pemasaran I (UPms) Medan, Wisnuntoro kepada wartawan, di kantornya Jl Yos Sudarso, Medan, Selasa (28/11/2006)."Kalau stok minyak tanah, bisa dikatakan kita lebih dari cukup. Unlimited, tetapi karena penyaluran harus memenuhi kuota yang ditentukan pemerintah dan DPR maka kita tidak bisa melewati kuota itu," kata Wisnuntoro.Namun ke depan, kata Wisnuntoro, kemungkinan besar angka kuota akan ditambah. Hal itu menyusul pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang sebelumnya menyatakan secara nasional kuota minyak tanah akan ditambah 100 juta liter hingga akhir 2006."Jika memang hal ini sudah menjadi keputusan, tentu kita bisa menyalurkan dalam jumlah yang lebih banyak. Insya Allah besok, kalau sudah ada penegasan dari Pertamina pusat kepada kita, maka penyaluran bisa ditambah, sesuai dengan penambahan yang sudah dialokasikan untuk Sumatera Utara," papar Wisnuntoro.Disebutkan Wisnuntoro juga, selama ini pendistribusian minyak tanah sudah melebihi kuota yang ditentukan. Misalnya di Medan. Standar yang ditetapkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), rasio kebutuhan minyak tanah adalah 3,75 liter per jiwa per bulan."Sementara di Medan rasionya bahkan sudah mencapai 6 liter per jiwa per bulan," ujarnya.Namun untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, lanjutnya, Pertamina UPms I Medan telah melakukan Penyaluran Langsung Tepat Sasaran (PLTS), yakni penyaluran langsung kepada masyarakat bekerjasama dengan kelurahan setempat. Minyak tanah yang disalurkan itu merupakan jatah pangkalan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi penyimpangan peruntukan.Selain itu, juga dilakukan penambahan jatah melalui Operasi Pasar (OP), secara selektif di beberapa titik di 11 kabupaten dan kota di Sumut. Yakni Medan, Deli Serdang, Langkat, Binjai, Asahan, Labuhan Batu, Simalungun, Tapanuli Utara, Nias Selatan, Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.Terhitung sejak 1 hingga 27 November lalu, Pertamina UPms I Medan telah dilakukan operasi pasar di 58 titik lokasi. Setiap titik disalurkan 5.000 liter.Sementara untuk dua hari ke depan, rencananya akan akan dilakukan OP pada 7 titik lokasi. Di Sumut terdapat 201 agen minyak tanah dan 4.162 pangkalan minyak tanah. Termasuk di dalamnya, 49 agen minyak tanah dan 1.097 pangkalan minyak tanah yang berada di Medan.
(rul/ary)











































