FBI Juga Periksa Forensik Munir
Selasa, 28 Nov 2006 17:17 WIB
Jakarta - FBI tidak hanya dimintai bantuan memeriksa rekaman percakapan Polly-Muchdi dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Biro Investigasi Federal AS itu juga diminta membantu pemeriksaan forensik."Ke FBI kita meminta bantuan untuk pemeriksaan forensik," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto usai rakortas kasus Poso di Kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (28/11/2006).Selain dengan FBI, Polri juga sudah bekerjasama dengan Prancis dan Belanda. "Belanda untuk pendalaman hasil visum," jelas Sutanto.Meski meminta bantuan asing untuk penuntasan kasus Munir, lanjut dia, namun pemeriksaan tetap dilakukan Bareskrim Mabes Polri. "Kita ikuti sistem hukum kita. Kita kan punya sistem hukum sendiri," ujar Sutanto.Dia juga menyebutkan, minggu ini tim yang terdiri dari polisi dan jaksa berangkat ke Belanda. Selanjutnya baru menuju Prancis dan AS.Kasus Munir kembali mentah ketika satu-satunya terdakwa pembunuh Munir, Pollycarpus divonis MA tidak terbukti membunuh Munir. Polly hanya bersalah memalsukan surat berdasarkan putusan kasasi MA pada 3 Oktober 2006.Namun sebelum kematian Munir, Polly diketahui melakukan kontak telepon dengan mantan Deputi Direktur V Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi PR. Rekaman pembicaraan keduanya inilah yang diperiksa FBI.
(aba/sss)











































