2 Buronan Poso Serahkan Diri
Selasa, 28 Nov 2006 16:53 WIB
Jakarta - Dua dari 28 warga Poso yang masuk daftar pencarian orang (DPO) akhirnya menyerahkan diri. Polisi tinggal mengejar 26 buronan lainnya.Kedua orang yang menyerahkan diri itu adalah Ateng Marjo dan Nasir. Sebelumnya Andi Bocor sudah menyerahkan diri.Kabar penyerahan diri dua DPO itu disampaikan Kapolri Jenderal Pol Sutanto usai rakortas di Kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (28/11/2006)."Tadi mereka menyerahkan diri di Poso dan sekarang sedang dalam perjalanan ke Palu," ungkap Sutanto.Dengan demikian, lanjut dia, tinggal 26 orang yang masih masuk DPO. Upaya penangkapan mereka akan terus dilakukan secara bertahap.Polisi hingga kini masih terus menyelidiki di mana kemungkinan mereka saat ini. "Keberadaan mereka masih terus diselidiki, apakah masih di sekitar Poso atau di luar Poso," katanya.Sutanto juga menuturkan, tidak ada target waktu untuk penangkapan buronan kasus kerusuhan Poso tersebut. "Karena mencari orang tidak bisa diperkirakan," katanya.Pascabentrokan aparat Brigadir Mobil dan polisi dengan warga Kelurahan Gebang Rejo, Poso, pada 22 Oktober lalu, polisi mengumumkan 29 nama warga Poso.Mereka diduga kuat melakukan sejumlah aksi teror di Poso maupun Palu, seperti pemenggalan kepala tiga siswi SMA Kristen Poso, penembakan Pendeta Susianti Tinulele, dan Jaksa Ferry Silalahi, serta pemboman Pasar Tentena dan Gereja Kristen Sulawesi Tengah Immanuel, Palu.Pada 14 November lalu, Andi Lalu alias Andi Bocor, satu dari 29 DPO, menyerahkan diri di Poso dan langsung dibawa ke Markas Polda Sulteng di Palu. Namun empat hari kemudian, polisi melepas Andi Bocor karena tidak cukup bukti.
(umi/sss)











































