27 Daerah di Jateng Rawan Longsor

27 Daerah di Jateng Rawan Longsor

- detikNews
Selasa, 28 Nov 2006 15:17 WIB
Semarang - Dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, 27 di antaranya rawan longsor. Warga diminta selalu waspada. Berdasarkan data di Dinas Pertambangan dan Energi Jateng, ke-27 daerah itu di antaranya Kota Semarang, Banjarnegara, Banyumas, Boyolali, Karanganyar, dan daerah lain yang mempunyai perbukitan. Seluruh daerah itu dimasukkan dalam zona merah. "Longsor sangat mungkin terjadi pada awal musim hujan atau saat hujan sedang besar-besarnya," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Jateng (Distamben) Eddy Haryono ketika ditemui di kantornya, Jalan Madukoro, Semarang, Selasa (28/11/2006). Eddy menjelaskan, pada musim hujan tahun ini, kemungkinan besar longsor masih terjadi. Kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan tanah kering yang ketika terkena air (hujan), bisa menyebabkan retak dan longsor. Eddy menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya mengundang 97 camat dan menginformasikan bahwa 460 desa rawan terjadi longsor. Para camat telah diberitahu bagaimana melihat gejala-gejala tanah mau longsor. "Kalau ada pohon miring, tanah retak, dan ada lereng terjal, warga diminta lebih waspada. Gejala-gejala itu yang biasa dikenali," tuturnya. Eddy menyebutkan, daerah yang relatif aman dari longsor antara lain Solo, Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Pekalongan, dan Purwokerto. Meski demikian, warga yang tinggal di areal lebih tinggi dari kawasan lain, tetap diminta hati-hati. "Kalau korban materi, tidak apa-apalah. Tapi jangan sampai ada korban jiwa. Makanya, warga yang tinggal di daerah rawan diharap lebih waspada," demikian Eddy Haryono. (try/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads