Lubang Semburan Lumpur Bojonegoro Dieksplorasi 2002
Selasa, 28 Nov 2006 14:56 WIB
Bojonegoro - Lubang semburan lumpur di Dukuh Jombok, Desa Setren, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, dieksplorasi tahun 2002 untuk mengetahui ada tidaknya sumber minyak. Lubang itu hanyalah 1 dari 100 titik yang dieksplorasi."Di Desa Setren itu kurang lebih ada 100 titik yang pernah digali," ungkap Kepala Desa Setren, Nyaji, saat dihubungi detikcom, Selasa (28/11/2006).Namun Nyaji tidak mengetahui siapakah pihak yang telah melakukan pencarian . "Dari migas gitulah. Saya tidak tahu Humpuss atau siapa," kata Nyaji.Pemilik ladang tempat lubang semburan berlokasi, Karlan, mengaku mendapat ganti rugi atas eksplorasi tersebut. Ganti rugi tersebut untuk tanaman jagung yang dia pelihara di atas lahan 1/2 hektar miliknya tersebut. "Ganti ruginya Rp 70 ribu," ujar Karlan. Saat eksplorasi dilakukan pada 2002 dan 2003, Karlan teringat bahwa lubang galian tersebut pernah diledakkan. Peledakan ini untuk mendapatkan seismik sumber minyak.Sebelum krisis ekonomi 1998 melanda, Dukuh Jombok yang berjarak 8 km dari sumur Banyuurip ini sering diteliti untuk mencari sumber minyak. PT Humpuss merupakan salah satu perusahaan yang pernah meneliti di kawasan yang masih termasuk Blok Cepu ini.
(aba/nrl)











































