KPUD Banten Dijaga Ketat

KPUD Banten Dijaga Ketat

- detikNews
Selasa, 28 Nov 2006 11:05 WIB
Serang - KPUD Banten di Jalan Trip Jamaksari, Serang, Banten, sejak Selasa (28/11/2006) pagi dijaga ketat aparat kepolisian. Penjagaan yang lain dari biasanya ini terkait rencana demo massa salah satu pendukung pasangan cagub Banten.Rencananya aksi demo akan digelar pukul 11.00 WIB. Namun hingga pukul 10.55 WIB, belum terlihat iringan massa menuju kantor KPUD Banten.Massa tersebut diduga akan menuntut diadakannya pilkada susulan, karena banyaknya masyarakat Banten yang belum memilih. Saat ini ada sekitar 300.000 warga yang masih belum memiliki kartu panggil suara, sehingga dilarang mencoblos.Untuk mengamankan aksi demo itu, sedikitnya 2 truk personel polisi kini sudah berjaga-jaga di sekitar kantor tersebut.Sementara itu hingga pukul 10.00 WIB, jumlah perolehan suara Pilkada Banten yang masuk ke KPUD Banten sudah mencapai 2.549.634. Dari angka tersebut, perolehan suara terbanyak masih diduduki Ratu Atut Chosiyah-Moch Masduki.Pasangan nomor 2 ini memperoleh 1.024.927 suara atau 40,20 persen. Disusul pasangan nomor 4, Zulkieflimansyah-Marissa Haque sebanyak 826.348 suara (32,41 persen), kemudian pasangan nomor 1, Triyana Sam'un-Benyamin Davnie sebanyak 591.615 suara (23,20 persen), dan posisi juru kunci dipegang pasangan nomor 3, Irsjad Djuwaeli-Mas achmad Daniri sebanyak 106.744 suara (4,19 persen).Pasangan Atut-Masduki unggul di Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang dengan jumlah suara terbanyak di Kabupetan Serang sebanyak 246.855 suara. Sementara pasangan Zul-Marissa hanya unggul di Kota Tangerang dan Cilegon. Di Kota Tangerang, pasangan ini meraup 181.667 suara. Sedangkan di Kota Cilegon, kemungkinan perolehan suara tidak akan berubah karena hampir semua suara sudah masuk, yakni sebanyak 151.260.Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, suara yang sudah masuk KPUD tercatat 3.800.000 dan kemungkinan besar suara akan mentok di kisaran 4 juta-4,5 juta dari total 6,2 juta pemilih. (umi/nrl)


Berita Terkait