Pemerintah Optimalkan Layanan Kesehatan Haji di Sub Sektor

Pemerintah Optimalkan Layanan Kesehatan Haji di Sub Sektor

- detikNews
Selasa, 28 Nov 2006 01:47 WIB
Makkah - Pelayanan kesehatan jamaah haji Indonesia akan dioptimalkan di setiap sub sektor. Pelayanan kesehatan ini mencakup 75 sub sektor atau maktab.Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Daker Makkah, dr Zainuswir Zainoen, SpJP, di Wisma Haji Indonesia, Aziziah, Makkah, Senin (28/11/2006).Kebijakan ini diambil untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik kepada jamaah. Langkah ini memutus panjangnya jarak dan waktu ketika jamaah haji didera penyakit. Pada masa lalu jamaah haji yang sakit dikirim ke sektor atau ke Daker."Hal ini memakan waktu dan jarak yang panjang bagi petugas kesehatan untuk merawat jamaah yang sakit. Tak demikian bila pelayanan kesehatan ditangani sub sektor. Pelayanan kesehatan di setiap sub sektor kita, dilakukan dengan membentuk poliklinik sub sektor," ungkap Zainuswir.Setiap poliklinik nantinya akan dikooridinir oleh seorang dokter yang dibantu petugas paramedis yang ada di setiap kloter. Setiap sub sektor kemungkinan akan dihuni oleh 5-9 kloter. Dengan demikian, akan ada satu dokter yang dibantu oleh hingga 10 paramedis.Zainuswir menambahkan, poliklinik sub sektor ini nantinya dilengkapi obat-obatan yang dibawa oleh setiap kloter. Pihak daker juga akan melengkapi poliklinik tersebut dengan cairan infus, oksigen, dan alat pengukur gula darah."Kami berharap dengan semua fasilitas ini pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan baik," ujarnya.Meski demikian, Zainuswir tetap menyarankan agar jamaah haji Indonesia yang mempunyai gangguan kesehatan sebaiknya membawa obat-obatan pribadi. Bagi mereka yang memiliki risiko tinggi disarankan untuk hanya melakukan kegiatan yang memang sangat penting saja."Misalnya melakukan ibadah dan tak melakukan kegiatan yang tak berguna," imbuh Zainuswir. (djo/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads