Money Politic, Pasangan Gubernur Sulbar Diminta Batal
Senin, 27 Nov 2006 18:12 WIB
Jakarta - Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf diminta membatalkan pasangan Anwar Adnan Saleh dan Amri Sanusi sebagai gubernur dan wagub Sulawesi Barat terpilih. Sebab tim kampanye pasangan ini terbukti melakukan money politic."Kami akan kirimkan surat keberatan kepada Mendagri untuk membatalkan pasangan calon terpilih tersebut dengan mengganti pasangan lainnya, yaitu Salimengga dan Muhammad Hatta Dai," ujar Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat (PD) Hendrik Lewerissa yang didampingi Ketua Departemen Hukum DPP PD Yosefh D Badoeda.Hal itu disampaikan dia dalam keterangan pers di Kantor DPP PD, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (27/11/2006).Menurut Hendrik, sebelumnya PD selaku pendukung pasangan Salimengga- Hatta dalam Pilkada di Sulbar Agustus lalu telah menemukan fakta praktek money politics tersebut.Dalam proses hukum, Pengadilan Negeri Olewali, Sulbar, pada 17 Oktober lalu menyatakan tim kampanye Anwar-Amri terbukti terlibat tindak pidana money politics.Menindaklanjuti keputusan pengadilan itu, KPUD Sulbar lantas membatalkan pasangan tersebut melalui SK Pembatalan model AB2-KWK. Sebagai penggantinya, ditetapkanlah pasangan Salimengga-Hatta yang menduduki peringkat kedua dalam pemilihan.Namun menurut Hendrik, tiba-tiba Ketua KPUD Sulbar membuat rapat pleno tandingan yang membatalkan SK pembatalan tersebut. Keputusan ini berdasarkan berita acara rapat pada 2 November yang menyatakan rapat pertama tidak kuorum dan tidak dihadiri ketua KPUD."Tindakan Ketua KPUD Sulbar tidak benar, terlepas apakah rapat pleno itu cacat prosedural atau tidak. Tapi secara substansial, KPUD Sulbar harus menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah inkrah (berkuatan hukum tetap) dengan membatalkan penetapan pasangan Anwar-Amri," papar Hendrik.Karena itulah DPP PD meminta Mendagri mengambil alih kewenangan membuat keputusan bila secara institusi KPUD Sulbar tidak bisa membuat keputusan yang benar, karena ada konflik antara ketua dengan anggotanya.Meski demikian, PD belum menentukan apakah akan melakukan gugatan kepada KPUD Sulbar. "DPP belum berpikir sejauh itu. Yang jelas kita dalam waktu dekat akan menyurati dulu Mendagri dan menunggu apa tanggapannya," tandas Hendrik. ===Tim kampanye gubernur dan wagub Sulbar terpilih Anwar Adnan Saleh-Amri Sanusi terbukti melakukan money politic. Mendagri M Ma'ruf pun diminta membatalkan pasangan itu.
(nvt/sss)











































