Bertarung di Pilkada DKI, Wakapolri Siap Mundur
Senin, 27 Nov 2006 18:34 WIB
Jakarta - Aktivitas Wakapolri Adang Daradjatun yang mengajukan diri menjadi calon gubernur DKI dipertanyakan anggota Komisi III DPR Panda Nababan. Adang pun siap mengundurkan diri dari jabatan Wakapolri.Dalam rapat dengan Komisi III DPR, Senin (27/11/2006), Kapolri Jenderal Pol Sutanto diminta tegas terhadap bawahannya yang dianggap terlibat politik praktis. Sebab hal itu bisa mengesankan mendwifungsikan kepolisian."Apakah aktivitas Pak Adang selama ini di beberapa media dan iklan soal SEA Games untuk kampanye? Ini harus tegas agar tidak diikuti kapolda yang mau mencalonkan jadi gubernur," tegas Panda dalam rapat kerja dengan Kapolri di DPR sambil mengacungkan koran di tangannya.Menanggapi itu, Kapolri menegaskan, seluruh anggota Polri yang terlibat politik praktis harus mengundurkan diri. Karena itu tidak boleh terlibat kegiatan politik selama masih menjabat. Dirinya secara langsung juga telah menegur bawahannya itu.Adang yang ditemui di sela-sela rapat kerja dengan Komisi III DPR menegaskan kesiapannya mengundurkan diri dari jabatan Wakapolri. "Sangat siap karena bulan Mei 2007 saya pensiun. Jadi pada saat pendaftaran KPUD, saya akan mengundurkan diri," ucapnya.Mengenai aktivitasnya yang dipertanyakan Panda Nababan, Adang menjelaskan, itu sesuai kapasitasnya yang masih memegang posisi strategis di organisasi olahraga maupun masyarakat. Karena itu dia mengaku tidak bisa melepaskan diri dari status itu.Kapolri menegaskan, berdasarkan UU, jika ada anggota Polri yang mencalonkan diri untuk jabatan politik, dia harus nonaktif sementara dan bisa kembali jika tidak terpilih. "Itu UU yang bilang loh yah. Bukan dari mulut saya. Jangan salah tulis," tandasnya.
(ana/sss)











































