Kapolri Janji Serius Berantas Illegal Logging

Kapolri Janji Serius Berantas Illegal Logging

- detikNews
Senin, 27 Nov 2006 16:12 WIB
Jakarta - Meski menghadapi banyak kendala, Kapolri Jenderal Pol Sutanto berjanji lebih serius memberantas praktik pembalakan liar atau illegal logging.Kendala utama pemberantasan pembalakan liar adalah koordinasi antarinstansi dan luasnya wilayah yang harus diawasi."Ini upaya kita, tapi kita dapat kendala banyak. Kita secara intelijen tahulah otaknya A, B, C. Tapi untuk melakukan penangkapan kan harus ada bukti-bukti," kata Kapolri di sela raker dengan Komisi III di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/11/2006).Selain kendala tersebut, hambatan lain adalah kerancuan kewenangan antara pusat dengan daerah. Hal ini diperparah dengan persepsi yang tidak sama antara pejabat pusat dan daerah tentang teknis perizinan pengelolaan hutan dan tata niaga kayu, serta pengaturan izin HPH.Sutanto menambahkan, cara efektif untuk mencegah pembakalan liar adalah dengan memberikan hukuman yang keras terhadap pelakunya. Karena tanpa itu, hal serupa akan terus terjadi."Jangan kita yang sudah capai-capai terus kemudian dilepas begitu saja dengan vonis yang ringan," cetus Sutanto.Sutanto meminta agar proses pemberantasan pembalakan liar dilakukan semua pihak, terutama di pengadilan. Karena itu setelah proses penangkapan, proses pengadilan dan penuntutan terhadap pelaku harus diperhatikan."Tentu yang harus dihadapi proses berikutnya, yaitu penuntutan dan persidangan," kata dia.Sutanto membeberkan, hingga 2006, pihaknya mencatat ada 1.007 kasus pembalakan hutan dengan pelaku yang ditindak 1.038 orang. Sedangkan barang bukti yang diamankan adalah kayu sebanyak 84.027,76 meter kubik yang terdiri dari 1.274.762 batang dan 2.578 keping kayu olahan. Sementara alat angkut yang disita adalah kapal tongkang sebanyak 195 unit, alat berat 63 unit, alat ringan 149 unit, dan truk 315 unit.Sementara anggota Komisi III Akil Mochtar memberi peringatan kepada Sutanto agar tidak segan-segan menindak pelaku pembalakan liar, karena dengan begitu, keseriusan Polri akan terlihat."Menghadapi orang seperti itu harus tegas, karena mereka tidak punya takut," tandas Akil. (umi/sss)


Berita Terkait