Wanita Hamil Tewas Tergantung
Senin, 27 Nov 2006 13:56 WIB
Kupang - Seorang wanita hamil asal Kecamatan Kota Kombu, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan tewas dengan posisi leher masih terikat kain korden di rumah kontrakannya di Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, Minggu (26/11) malam. Apakah dia dibunuh?Usia kehamilan wanita setengah baya bernama Nestin (23) ini sudah memasuki bulan keempat. Perempuan muda ini sebenarnya belum menikah, tapi sudah hidup satu rumah dengan kekasihnya, Daniel Kantur. Menurut Egidius, salah satu keluarga korban, sehari-hari pasangan tanpa nikah ini tinggal di sebuah rumah kontrakan di RT 27/11 Kelurahan Maulafa. Mereka hidup layaknya suami isteri. "Kekasih Nestin berprofesi sebagai sopir di Bank NTT, salah satu bank milik pemerintah provinsi. Keduanya sudah menetap satu rumah, layaknya suami isteri tetapi belum menikah," kata Egidius saat dihubungi detikcom, Senin (27/11/2006). Belum diketahui secara persis apakah Nestin tewas gantung diri atau dibunuh. Hingga saat ini Polresta Kupang masih menyelidiki kasus ini. Polresta Kupang masih membuka kemungkinan penyebab tewasnya Nestin. Bisa jadi, Nestin dibunuh, bukan bunuh diri. Sebab, berdasarkan hasil olah TKP, polisi menemukan kondisi jenazah korban berbeda dengan korban-korban bunuh diri. Saat jenazah ditemukan polisi, posisi telapak kaki korban masih menyentuh tanah dan lidah tidak menjulur keluar sebagaimana lazimnya kasus tewas gantung diri lainnya. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab tewasnya korban," kata Kapolresta Kupang AKBP Ekotrio Budhiniar.
(asy/asy)











































