Juru Runding Iran: Israel Tidak Berani Serang Iran
Minggu, 26 Nov 2006 02:01 WIB
Teheran - Sikap keras Iran untuk tetap melanjutkan program nuklirnya membuat eskalasi politik antara negeri itu dengan AS dan Barat semakin menghangat. Bahkan di tengah situasi ini, Iran berani 'menjamin' bahwa sekutu AS di Timur Tengah yaitu Israel tidak akan berani melakukan serangan militer ke negeri Mullah tersebut."Israel tidak akan (mampu) menyerang Iran meskipun mereka mendapat dukungan dari AS," ujar juru runding nuklir Iran, Ali Larijani sebagaimana dilansir dari AFP, Minggu (26/11/2006).Larijani mengatakan bahwa saat ini negeri Paman Sam (AS) itu sedang berada dalam posisi politik yang lemah di Timur Tengah, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan penyerangan militer terhadap Iran."Kami menyadari hal itu. Dan kami belajar dari kasus Lebanon. Meskipun Israel memiliki lebih dari 200 hulu ledak nuklir, mereka tidak dalam posisi akan menyerang kami," tutur LarijaniDia pun menegaskan bahwa negaranya akan tetap melanjutkan program nuklirnya yang bertujuan damai dan hal tersebut telah menjadi prinsip kebijakan politik negaranya."Kami tidak akan meninggalkan apa yang sudah menjadi kepentingan nasional kami, karena negara kami sudah menandatangani perjanjian Non-Proliferasi Nuklir dan program ini berada di bawah pengawasan penuh Badan Energi Atom Internasional," tegasnya.Dia menambahkan bahwa tidak satu negara pun yang dapat menghentikan pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai oleh suatu negara."AS dan Barat tidak menginginkan negara Islam menjadi mandiri terutama dalam bidang ekonomi dan teknologi nuklir," cetus Larijani.Larijani pun mengancam jika Iran akan membalas setiap serangan atau sanksi yang ditujukan kepada negaranya. "Apabila mereka (AS dan Barat) menjatuhkan sanksi, mereka akan menghadapi reaksi kita (Iran)," tandasnya.
(rmd/ndr)











































