Pelecehan di SMP Budi Waluyo, Guru Manfaatkan Kondisi Murid
Sabtu, 25 Nov 2006 17:06 WIB
Jakarta - Orangtua korban pelecehan seksual di SMP Budi Waluyo tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap ulah Edi Murjono. Edi diduga sengaja memanfaatkan kondisi siswi yang memang memiliki perilaku khusus."Sebagai orangtua jelas kita marah, sedih dan syok anak kita diperlakukan seperti itu," cetus Ny Feni, ibunda Bunga (13), korban pelecehan seksual Edi yang mengajar sebagai guru ekonomi, komputer dan mengetik di sekolah itu.Saat ditemui di sekolah yang berlokasi di Jalan Cisanggiri III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (25/11/2006), Feni tampak sulit menerima ulah Edi terhadap anaknya yang notabene tidak seperti anak normal lainnya."Kayaknya sengaja memanfaatkan kondisi anak," ujar Feni lirih. Anak-anak yang bersekolah di SMP Budi Waluyo rata-rata memiliki kecerdasan di bawah rata-rata atau Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).Sekolah ini menampung anak-anak hiperaktif, autis dan anak yang sulit berkonsentrasi. Orangtua tidak punya banyak pilihan karena sekolah semacam ini sangat jarang di Jakarta.
(umi/sss)











































