Sering Duduk? Hati-hati Rapuh Tulang!
Sabtu, 25 Nov 2006 16:04 WIB
Jakarta - Berlama-lama duduk juga bisa menimbulkan penyakit. Salah satunya osteoporosis alias rapuh tulang. Waspadalah bagi pekerja kantoran!"Ada risiko terserang osteoporosis bagi orang yang lebih banyak duduk dan tidak banyak olahraga," kata spesialis osteoporosis dr Siti Annisa Nuhonni acara Peringatan Hari Osteoporosis Nasional 2006 di Menara Bank Mega, Jl Kapten Tendean, Jakarta, Sabtu (25/11/2006).Nuhonni menjelaskan, tanda-tanda orang yang terserang penyakit rapuh tulang ini adalah mulai merasakan nyeri pada bagian tulang punggung, tulang paha, dan pergelangan tangan."Tapi osteoporosis ini tidak menyebabkan penyakit stroke, jantung, dan lainnya. Hanya kerapuhan tulang saja," jelasnya.Sealin itu, kaum perempuan juga memiliki risiko yang tinggi terserang osteoporosis. Khususnya bagi yang sudah memasuki usia 50-60 tahun dan memasuki masa menopause. Untuk kaum laki-laki, lanjutnya, serangan kerapuhan tulang ini baru menyerang pada usia 70."Perempuan yang sudah memasuki menopause harus waspada. Dan kita juga mulai periksa tulang, apakah kaki atau tumit mengalami nyeri atau ngilu. Kalau memang menunjukkan kurangnya kepadatan tulang, harus diperiksa secara lengkap lagi," ujarnya.Nuhonni menambahkan, kerentanan kaum perempuan itu didasarkan karena perempuan mempunyai hormon estrogen. Sedangkan kaum laki-laki lebih memiliki kepadatan tulang yang lebih tinggi.Selain itu, penyakit ini adalah penyakit turunan. Seseorang yang dalam silsilah keluarganya sudah pernah ada yang terserang osteoporosis, maka dapat dimungkinkan keturunannya bakal ikut menderita penyakit ini.
(ary/sss)











































