Pemindahan Napi Bali ke Madura Diprotes Keluarga

Pemindahan Napi Bali ke Madura Diprotes Keluarga

- detikNews
Jumat, 24 Nov 2006 20:21 WIB
Jakarta - Pemindahan 10 narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan, Denpasar ke LP Pamekasan Madura berlangsung ricuh karena diprotes pihak keluarga. Kesepuluh napi itu dipindahkan karena mengedarkan narkoba dari dalam penjara.Mereka adalah terpidana yang tersangkut kasus narkoba yang divonis 3-15 tahun. Terpiana tersebut adalah I Ketut Mertha, I Ketut Punia, Amrudin Sanusi, I Nyoman Senadiasa, I Wayan Wana Putra, I Ketut Supartha, Abdul Ghofar, Dony Mahendara, dan Iwan Sundani. Napi Ketut Adi Putra satu-satunya napi kasus pembunuhan.Pemindahan narapidana berlangsung tegang. Sebanyak 50 orang yang mengaku keluarga napi protes terkait pemindahan tersebut. Mereka mendatangi LP Kerobokan dengan marah-marah. Mereka mendesak pemindahan napi dibatalkan dengan alasan keluarga akan susah membesuk.Aparat keamanan yang berjumlah 120 personel dari Poltabes Denpasar dan Polres Badung menjaga ketat pemindahan tersebut. Massa yang kebanyakan bertubuh kekar dan sangar ini mencoba masuk ke dalam LP.Aparat keamanan berjajar di depan pintu masuk LP hingga mengamankan mobil tahanan. Sebagian aparat berjaga di pintu keluar hingga sepanjang jalan di sekitar LP Kerobokan. Pukul 17.00 wita narapidana yang diborgol digiring masuk ke mobil tahanan."Surat Keputusan Pemindahan dari Dirjen Pemasyarakatan sudah turun sejak 16 November lalu namun baru kini terlaksana," kata Kalapas Kerobokan Ilham Djaya di LP Kerobokan, Jumat (24/11/2006).Narapidana ini dipindahkan karena mengedarkan narkoba dari dalam LP ke luar, perkelahian, pemerasan terhadap narapidana lain, hingga kelayapan keluar LP.LP kerobokan saat ini sudah melebihi daya tampung. Dari daya tampung 300 orang kini yang mendekam sebanyak 900 orang. (bal/bal)



Berita Terkait