Dilarang Jenguk, Keluarga Hercules Protes Polres Jakbar
Jumat, 24 Nov 2006 15:14 WIB
Jakarta - Kericuhan sempat terjadi di Polres Jakarta Barat, tempat Hercules cs ditahan, Jumat (24/11/2006). Sekitar 13 keluarga dan anak buah Hercules 'mengamuk' setelah dilarang menjenguk.Polisi menetapkan aturan tersebut mengingat kasus Hercules masih dalam proses penyelidikan. Semula rombongan keluarga dan anak buah Hercules yang tiba sekitar pukul 13.00 WIB di Mapolres Jakarta Barat, Jalan S Parman, tampak adem ayem.Mereka berusaha melakukan negosiasi dan meminta izin aparat untuk menjenguk Hercules. Namun setelah 45 menit, usaha mereka ternyata sia-sia. Polisi tidak mengizinkan Hercules dijenguk. Mereka pun mengajukan protes dengan berteriak-teriak."Mau dibesuk saja nggak boleh. Kami bukan teroris, kok nggak boleh besuk," teriak salah seorang anggota rombongan yang disahuti anggota lainnya."Kami bukan preman! Kami membela rakyat kecil! Bukan orang kaya!" Suasana di Polres pun langsung hingar-bingar.Polisi lalu bersiaga dan memanggil 10 anggota Brimob yang yang bersenjata lengkap dan anggota lainnya. Namun tindakan tersebut tidak menyurutkan nyali mereka, sampai akhirnya polisi melakukan negosiasi supaya mereka bisa bertemu dengan Hercules.4 Anggota keluarga Hercules, termasuk istrinya yang tidak bersedia menyebutkan namanya, lalu ke ruang Kasat Reskrim Polres Jakbar untuk bernegosiasi. Sayang ketika istri Hercules masuk, Hercules menolak bertemu."Dia nggak mau ketemu karena kecewa, baru diizinkan setelah ada ramai-ramai kayak gini. Padahal kami sudah ingin menjenguk mulai dari Kamis tapi nggak pernah diizinkan," cetus istri Hercules.Hingga pukul 15.00 WIB, keluarga dan anak buah Hercules masih bertahan di Mapolres Jakbar.
(umi/nrl)











































