Garuda Beterbangan ke Libanon
Jumat, 24 Nov 2006 13:43 WIB
Jakarta - Setelah Tim Aju bertolak ke Libanon, giliran Main Body Pasukan Garuda XXXIII yang beterbangan ke negeri yang sedang bergejolak itu untuk menjalankan misi perdamaian.Keberangkatan Pasukan Garuda ini dibagi 3 gelombang selama 3 hari berturut-turut pada 24-26 November 2006. Sedangkan Tim Aju yang diikuti oleh putra sulung Presiden SBY, yakni Lettu Agus Harimurti sudah berangkat pada 8 November 2006."Satu gelombang dengan 235 personel sudah berangkat Kamis malam pukul 22.45 WIB didampingi Brigjen TNI Sonny E dari Mabes TNI. Dua gelombang lainnya berangkat hari ini dan besok," kata Perwira Penerangan Tim Garuda XXXIII, Mayor (Kav) Muhammad Irawadi saat dihubungi detikcom, Jumat (24/11/2006).Dituturkan dia, untuk gelombang dua juga diberangkatkan 235 personel, rencananya berangkat hari Jumat ini pukul 19.40 WIB tanpa pendamping. Sedangkan gelombang tiga akan diberangkatkan 236 personel pada Sabtu besok pukul 10.10 WIB didampingi Brigjen TNI Zahari Siregar.Sesuai permintaan PBB, jumlah pasukan dari Indonesia 850 personel. Mereka terdiri dari Batalyon Infantri, Mekanis, Main Body berjumlah total 706 personel, dan selebihnya Tim Aju.Pasukan berangkat dari Terminal III Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten menaiki pesawat American Trans Air menuju Libanon."Dari Cengkareng transit di Bahrain, kemudian baru Beirut, paling lambat 15 jam sampai di Libanon. Saya berangkat pada gelombang terakhir," kata Mayor (Kav) Muhammad Irawadi.Untuk 60-90 hari pertama, tutur dia, kebutuhan logistik akan dipenuhi TNI, namun setelahnya disuplai PBB. Berdasarkan Resolusi PBB 1701, tentara PBB yang disediakan sebanyak 15.000 personel, sedangkan Libanon menyediakan 15.000 tentara. Tentara tersebut terdiri dari Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni, dan Batalyon Mekanis.
(nwk/sss)











































