Menkes Minta BKKBN Direformasi

Menkes Minta BKKBN Direformasi

- detikNews
Jumat, 24 Nov 2006 12:08 WIB
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari meminta Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) direformasi karena tugas BKKBN kerap tumpang tindih dengan masalah kependudukan."Saya minta BKKBN fokus untuk mengurusi masalah akseptor atau para pengguna alat kontrasepsi saja. Tidak mengurusi soal kependudukan dan angka kematian bayi," kata Menkes usai melantik Kepala BKKBN Sugiri Syarif di kantor BKKBN, kawasan Halim, Jakarta Timur, Jumat (24/11/2006). Sugiri menggantikan Sumarjati Arjoso.Menkes berharap agar orang yang dapat mengakses pelayanan KB bisa meningkat. Laju pertumbuhan pasangan usia subur bisa dikendalikan."Pada tahun 2009, laju pertumbuhan penduduk dapat diturunkan menjadi 1,14 persen dan sekitar 2,6 anak wanita usia subur diharapkan tahun 2009 dapat turun menjadi 2,2 anak," ujarnya.Kinerja BKKBN juga kurang memuaskan sebab masih banyak anak kecil di keluarga miskin yang justru akan menambah kemiskinan. Solusinya, akan memberikan pelayanan alat kontrasepsi secara gratis kepada pasangan yang tidak mampu di daerah dan pengguna kartu Askeskin. (aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads