Jelang Kunjungan Paus, Turki Perketat Pengamanan
Jumat, 24 Nov 2006 10:56 WIB
Ankara - Aparat Turki mulai meningkatkan pengamanan untuk menyambut kedatangan Paus Benediktus XVI pekan depan. Kunjungan pemimpin tertinggi umat Katolik itu dibayang-bayangi aksi demo warga Turki atas komentar kontroversialnya mengenai Islam beberapa waktu lalu.Paus akan melawat Turki pada 28 November hingga 1 Desember mendatang. Rencana pengamanan besar-besaran dan superketat tengah disiapkan di Istanbul, kota Turki berpenduduk lebih dari 12 juta jiwa dan merupakan sarang radikal Islam. Di kota itulah, Paus akan menghabiskan sebagian besar waktunya selama berada di Turki. Hingga 12 ribu polisi, termasuk para penembak jitu (sniper), akan dikerahkan di Kota Istanbul. Saat ini saja, aparat polisi sedang melakukan pemeriksaan keamanan terhadap semua warga di daerah tersebut. Bagi orang-orang yang tinggal di wilayah itu namun tidak terdaftar secara resmi sebagai warga setempat akan dilarang melintas.Para penjaga toko, pegawai usaha-usaha bisnis serta para non-warga di wilayah itu akan dikeluarkan kartu izin khusus. Saat ini puluhan perwira polisi, beberapa di antaranya berpakaian preman dan didukung oleh kamera pengaman, telah melakukan pengawasan 24 jam di lingkungan Istanbul.Aparat kepolisian telah diperintahkan untuk secara khusus mengawasi instalasi gas bawah tanah di sepanjang rute yang akan dilalui Paus terhadap kemungkinan ditanamnya bom-bom yang dipicu dengan remote-control.Demo besar-besaran menentang kunjungan Paus menurut rencana akan digelar di Istanbul pada Minggu 26 November. Aksi protes itu diperkirakan akan diramaikan oleh ratusan ribu orang.
(ita/nrl)











































