FBI Lacak Telepon Kasus Munir
Kamis, 23 Nov 2006 18:33 WIB
Jakarta - Polri telah menjalin kerjasama dengan Biro Investigasi Federal AS (FBI) dalam penyidikan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Salah satu kerjasamanya adalah melacak pembicaraan telepon yang terekam ketika Munir terbunuh."Bantuan dari FBI, salah satunya melacak memori telepon ketika kejadian itu," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2006).Ketika ditanya apakah juga akan melacak rekaman perbincangan telepon antara pilot Garuda Pollycarpus Boedihari Priyanto dengan mantan Deputi Direktur V Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi PR, Sisno berkilah. "Untuk teknisnya tanya penyidik," jawabnya.Selain melacak telepon, FBI juga memberikan bantuan teknis dan keahlian kepada penyidik Polri. "Seperti laboratorium dan keahlian forensik," imbuhnya.Bantuan, lanjutnya, sebenarnya sudah berjalan sejak Tim Pencari Fakta (TPF) Munir terbentuk. Namun Sisno mengaku tidak mengetahui kapan pastinya FBI mulai bergerak membantu penyidikan kasus Munir.Kerjasama ini, menurut Sisno, karena terbangunnya kepercayaan kepolisian internasional terhadap Polri. Karena kepercayaan inilah, tambahnya, kepolisian internasional tidak urung-urung membantu penyelidikan banyak kasus di Indonesia."Kita dianggap telah banyak mengungkap kejahatan terorisme dan telah berhasil mengungkap penembakan yang terjadi di Timika, Papua," tandasnya.
(wiq/sss)











































