Purnomo Pastikan Korban Tewas Ledakan Pipa 7 Orang

Purnomo Pastikan Korban Tewas Ledakan Pipa 7 Orang

- detikNews
Kamis, 23 Nov 2006 18:08 WIB
Surabaya - Jumlah korban tewas akibat ledakan pipa gas Pertamina di sekitar semburan lumpur Lapindo sempat simpang siur. Namun Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro memastikan 7 orang meninggal dunia dan 4 orang masih hilang.Korban meninggal adalah Danramil Balongbendo Kapten Afandi, Serda Hafidz (Yonzipur V), Tri Iswandi dan Yusman Edi Yanto (Jasa Marga), Bripka Slamet PJR dan Bripda Fani (PJR Polda Jatim), serta Edi Sutarno (PT Adhi Karya)."Yang belum diketahui nasibnya yaitu Danramil Taman Sidoarjo Kapten Hendro, Stevanus Prasetyo (Jasa Marga), Haryo (PT Adhi Karya) dan Dodi salah satu kontraktor," terang Purnomo kepada wartawan di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/11/2006).Sementara, korban yang menderita luka-luka sebanyak 12 orang. "Mereka yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 7 orang," katanya.Untuk mencari korban yang masih hilang, Purnomo memerintahkan Tim SAR dari TNI-Polri untuk bekerja keras dan serius. "SAR saat ini mencari dan menyelamatkan korban, dilaksanakan oleh TNI-Polri, dibantu oleh relawan SAR Mahameru," katanya.Mengenai penyebab pecahnya pipa gas yang berbuntut ledakan itu, Purnomo menegaskan, hal itu disebabkan terjadinya penurunan tanah di sekitar tanggul utama semburan lumpur Lapindo Brantas Inc, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur."Pukul empat sore sebenarnya telah ada penurunan lapisan tanah lebih dari dua meter di tanggul utama yang menyebabkan runtuhnya tanggul. Karena itulah, air dan lumpur menggenangi jalan tol," jelas dia. (gik/sss)


Berita Terkait