detikcom Polling
Sambutan untuk Bush Layak Heboh
Kamis, 23 Nov 2006 14:06 WIB
Jakarta - Meski Bush hanya 7 jam di Indonesia, hebohnya sudah sejak sekitar 2 minggu sebelumnya. Hasil detikcom Polling menunjukkan sambutan terhadap Bush layak heboh.Polling dibuka pada 16 November 2006 pukul 14:42:29 WIB. Pertanyaan yang muncul adalah: Sambutan pemerintah terhadap kunjungan Presiden AS George W Bush ke Istana Bogor, Jawa Barat?. Ada dua jawaban yang bisa dipilih, yakni "berlebihan" dan "wajar saja".Hasil polling hingga Kamis (23/11/2006) pukul 14.00 WIB, 1.770 suara telah masuk. Dari total responden, 997 suara (56,33%) memilih wajar saja. Ada 773 responden (43,67%) berpendapat berlebihan. Selisihnya tipis, yakni 12,66 persen.Bush menginjakkan kaki di Jakarta dan Bogor, Jawa Barat pada 20 November 2006 pukul 15.30-22.33 WIB atas undangan Presiden SBY. Nyaris tidak ada yang spesial saat keduanya bertemu. Pernyataan dalam jumpa pers kedua kepala negara itu pun biasa-biasa saja.Kehebohan justru terjadi sejak sekitar 2 minggu sebelum kedatangan Bush. Mulai dari pembangunan helipad untuk pendaratan heli Bush di Kebun Raya Bogor -- yang ternyata mubazir, sas-sus anggaran Rp 6 miliar, lumpuhnya aktivitas dan roda perekonomian warga Bogor, hingga pengamanan nan superketat sampai-sampai Bogor bak kota mati lantaran di sana-sini dipasangi kawat berduri.Protes dari masyarakat pun tak kalah hebohnya. Hampir setiap hari selama sekitar 2 minggu digelar aksi unjuk rasa menolak kedatangan Bush dari berbagai elemen. Tidak hanya di Jakarta dan Bogor, tapi juga Medan, Padang, Surabaya, Solo, Makassar, dll. Belum lagi aksi santet dengan ilmu voodoo dari Ki Gendeng Pamungkas.Sebagai perbandingan, Bogor juga pernah kedatangan sekitar 21 kepala negara saat digelar pertemuan KTT APEC tahun 1994. Kala itu Presiden AS Bill Clinton ikut serta. Tentulah pengamanan skala tinggi digelar, namun tidak sampai pasang kawat berduri di sana-sini. Tak seheboh kunjungan Bush 12 tahun berselang.Saat Bush berkunjung di Bali tahun 2003 untuk menemui Presiden Megawati Soekarnoputri, pengamanan juga ketat, namun tidak sampai menghentikan roda perekonomian warga.Meski kunjungan Bush kali ini untuk bertemu Presiden SBY menimbulkan kehebohan, namun dianggap layak dan biasa-biasa saja. Pemimpin negara adikuasa itu bahkan tidak mempermasalahkan unjuk rasa penentangnya. Bisa jadi Bush sudah terbiasa, karena ke negeri mana pun dia berkunjung, aksi penentangnya pastilah marak. Isu utama penentang Bush biasanya soal invasi negeri Paman Sam itu ke Irak.Walaupun heboh, namun hasil detikcom Polling menunjukkan 56,41 persen responden menganggap wajar saja atas sambutan pemerintah Indonesia terhadap kunjungan Bush. Tapi 43,59 persen berpendapat berlebihan, dan selisihnya cukup tipis, yakni 12,66 persen.Meski demikian polling ini tidak bersifat ilmiah dan hanya mencerminkan opini para pembaca detikcom yang berpartisipasi dalam detikcom polling.
(sss/asy)











































