Depag Adakan Program Community College untuk Santri Ponpes
Kamis, 23 Nov 2006 10:55 WIB
Jakarta - Departemen Agama (Depag) menggelar program community college di bidang informasi dan pengelasan (welding) untuk santri atau tenaga pengajar junior di pondok pesantren (ponpes). Dalam program ini, Depag bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November.Hal itu diungkapkan Direktur Pendidikan Diniyah dan Ponpes Depag, Amin Haedari, seperti tertuang dalam siaran pers dari Humas Depag yang diterima detikcom, Kamis (23/11/2006)."Program ini bertujuan untuk memberikan berbagai keterampilan dan keahlian terhadap santri senior yang tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi atau ustad junior yang mengabdi di pondok pesantren," kata Amin.Program ini juga untuk memperluas akses dan kesempatan bagi santri untuk mengisi kebutuhan tenaga terampil dan ahli pada bidang informatika dan penjelasan yang dibutuhkan oleh dunia industri. Di sisi lain, program ini juga akan memperkuat posisi pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat."Dengan program ini para santri menjadi terampil di bidang informatika serta pengelasan (welding) sehingga mereka dapat langsung diserap pasar kerja," ujar Amin. Untuk mengikuti program ini, setiap ponpes diberi kesempatan mengirim calon peserta maksimal 4 orang. Mereka akan mengikuti seleksi dengan syarat masih tercatat sebagai santri, direkomendasi pimpinan ponpes, serta berpendidikan sekurang-kurangnya setingkat SLTA (termasuk pendidikan salafiyah), dan berusia maksimal 30 tahun. Kegiatan ini akan diikuti oleh 72 orang peserta yang telah lulus seleksi untuk tiga grup. Rinciannya, 48 orang peserta program teknologi informasi terbagi dalam 2 kelas, dan 24 orang peserta program welding. Seleksi calon peserta dimulai 1 Desember 2006. Nama-nama calon peserta yang diterima akan diumumkan pada 8 Desember 2006. Mereka yang lulus harus melakukan daftar ulang pada 11 hingga 13 Desember 2006. Kuliah perdana akan berlangsung mulai 18 Desember 2006. Seluruh kegiatan pendidikan berlangsung dalam kurun waktu 6 bulan, yakni dari bulan Desember 2006 hingga Mei 2007.Materi proses seleksi terdiri dari psikotes, ujian tulis, wawancara, dan praktik. Tempat seleksi Kantor Wilayah Depag NAD, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
(djo/nrl)











































