RI Siap Kirim TNI ke Irak
Rabu, 22 Nov 2006 18:01 WIB
Jakarta - Bila Dewan Keamanan (DK) PBB menyetujui usulan pembentukan pasukan penjaga perdamaian ke Irak, Pemerintah RI siap berpartisipasi. Tapi sebelumnya, harus berdasar kesepakatan tiga lapis pihak terlibat."Kalau itu sudah klik dan saling mengisi, barulah kita masuk. Kita siap," kata Menhan Juwono Sudarsono menjawab pertanyaan wartawan.Hal tersebut disampaikan dia usai mengikuti upacara pelepasan kontingen atlet Asian Games XV di halaman tengah kompleks Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (22/11/2006).Tiga lapis pihak dimaksud, pertama adalah rekonsiliasi dari kelompok-kelompok dalam negeri Irak yang tengah bertikai. Pihak kedua, kesepakatan negara-negara di kawasan Timur Tengah memberikan dukungannya. Terakhir, komitmen komunitas global untuk berpartisipasi dalam kerangka PBB dan OKI serta Liga Arab."Kita menunggu kerangka kesepakan diplomatik itu tercapai dulu. Kalau kerangka kehadiran internasional itu disepakati semua pihak, mungkin kita masuk ke situ," papar Menhan.Kesiapan mengirim pasukan TNI merupakan implementasi satu dari tiga upaya (triple track solution) penanganan Irak pascakonflik yang disampaikan Presiden SBY pada Presiden AS George W Bush dalam pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat pada 20 November 2006.Saat itu SBY menyampaikan perlunya keterlibatan komunitas internasional dalam rehabilitasi dan rekonstruksi Irak pasca-penarikan pasukan AS. Termasuk pengerahan pasukan yang terdiri dari berbagai negara untuk mempertahankan situasi keamanan Irak tetap kondusif selama berlangsungnya rekonsiliasi kelompok-kelompok yang bertikai.Terkait:* SBY Tawarkan Triple Track Solution untuk Irak* Pram: Pernyataan SBY Soal Irak Tidak Sepantasnya
(lh/sss)











































