Di Tengah Kerumunan Polisi, Ardi Nekat Curi Sepeda
Rabu, 22 Nov 2006 17:04 WIB
Jakarta - Ardiansyah (20) benar-benar nekat. Meski belasan polisi serta puluhan petugas Trantib berjaga-jaga, dia tetap melaksanakan niatnya nyolong sepeda. Alhasil, baru saja dia mencongkel kunci gembok sepeda, pemuda ini pun langsung dibekuk.Peristiwa ini bermula ketika belasan polisi dari Polsek Cilincing serta puluhan petugas Trantib Jakarta Utara tengah menertiban gudang kontainer liar di Jl Cakung Cilincing KM 24, Rabu (22/11/2006) pada pukul 11.00 WIB.Saat itu, petugas tengah merobohkan seluruh gudang yang ada. Namun tiba-tiba Ardiansyah dengan memanfaatkan kesempatan yang ada berpura-pura memindahkan sebuah sepeda. Karena gelagatnya mencurigakan, dia pun lantas ditangkap."Waktu itu saya lihat dia pakai obeng lagi mencoba membuka gembok sepeda," kata Wakapolsek Cilincing AKP P Sihombing di lokasi peristiwa.Menurut Sihombing, sebelumnya dia telah bertanya terlebih dahulu pada Ardiansyah mengenai tindakan yang sedang dilakukannya. "Eh dia malah lari, ya terus saya perintahkan anak buah saya untuk menangkapnya," cetus Sihombing.Pembongkaran gudang kontainer liar pun sempat terhenti karena para petugas Trantib berupaya menghadiahkan bogem mentah pada sang pencuri ini. Tapi polisi cepat bertindak, Ardiansyah langsung diselamatkan dengan digelandang ke Polsek Cilincing.Ardiansyah, pemuda yang mengaku kenek truk kontainer, mengaku dia hanya hendak memindahkan sepeda itu dari lokasi pembongkaran karena takut terkena buldozer."Saya enggak mencuri, cuma mau memindahkan biar enggak rusak. Terus nanti saya mau antarkan ke yang punya," elaknya.Sepertinya, Ardiansyah tidak bisa berkelit. Karena barang bukti yakni obeng serta sepeda kumbang seharga Rp 600 ribu telah dibawa petugas. Selain itu keterangan saksi lain pun ikut memberatkannya."Iya saya lihat dia mau membongkar dan membawanya. Dia juga bukan kenek truk di sekitar sini," cetus seorang warga, Dian (36).
(ndr/nrl)











































