Flu Burung di Sumbar Meluas
Rabu, 22 Nov 2006 15:35 WIB
Padang - Serangan virus flu burung di Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) meluas ke dua kecamatan baru. Dengan demikian, sudah lima kecamatan di kabupaten tersebut yang dinyatakan terserang H5N1. Kecamatan tersebut, masing-masing Kamang Baru, Tanjung Gadang, IV Nagari, Sijunjung, dan Kecamatan Koto VII. "Hasil pengujian spesimen organ unggas milik warga yang mati, unggas-unggas itu positif terinveksi virus H5N1. Saat ini, sedikitnya sudah 7.100 ekor ayam kampung milik warga yang ditemukan mati mendadak dan positif flu burung," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, Said Alkhudri, ketika dihubungi detikcom, Rabu (22/11/2006).Dikatakan Said, pihaknya terus mengupayakan peningkatan pemberian vaksinasi dan penyemprotan desinfektan terhadap peternakan milik warga, meski tenaga ahli yang dimiliki instansinya saat ini sangat kurang. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk menekan laju penyebaran flu burung. "Kita terpaksa menggunakan tenaga lain dengan memberikan pelatihan praktis vaksinasi unggas," ujarnya.5 Juta Unggas Diproteksi Merebaknya virus flu burung di Dharmasraya dan Sawahlunto membuat was-was Pemerintah Kabupaten Limapuluhkota, Sumbar. Di kabupaten tersebut, terdapat 5 juta ekor lebih ayam yang dapat saja ikut terinfeksi bila tidak cepat diproteksi.Wakil Bupati Limapuluhkota Irfendy Arbi mengatakan, pihaknya telah meminta dinas terkait di daerahnya mengambil tindakan untuk melindungi ayam milik warga itu dari ancaman flu burung. "Kita menyediakan dua pos yang bertugas mengawasi dan memberi vaksinasi terhadap semua unggas yang diangkut keluar dari Limapuluh kota," demikian Irfendy Arbi.
(yon/asy)











































