Investigasi Hawk Nyungsep Butuh 2 Bulan

Investigasi Hawk Nyungsep Butuh 2 Bulan

- detikNews
Rabu, 22 Nov 2006 15:20 WIB
Jakarta - KSAU Marsekal TNI Herman Prayitno memperkirakan penyelidikan terhadap pesawat tempur Hawk 200 TNI AU yang tergelincir di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau butuh waktu 2 bulan."Untuk sementara waktu kita adakan investigasi untuk tahu penyebabnya. Sekalian konsolidasi, agar moril tetap tinggi. Penyelidikan memakan waktu 1-2 bulan," kata Herman di sela acara pameran Indo Defence, di PRJ, Kemayoran, Jakarta Rabu (22/11/2006).Dijelaskan dia, penyelidikan akan dilakukan tim dari Komando Operasi (Koops) II dan Mabes TNI AU yang disupervisi oleh Direktur Teknik TNI AU Marsma Rodi Suprasodjo.Tergelincirnya pesawat buatan Inggris tersebut, lanjut Herman karena mengalami engine trouble, dan ketika ingin mendarat, pesawat tergelincir hingga kemudian terbalik di ujung landasan."Kita sudah mengikuti prosedur biro accident and mission accomplish walau seringkali susah dicapai," imbuh Herman.Mengenai nasib pesawat naas itu, Herman menyatakan tergantung hasil investigasi apakah masih layak terbang atau tidak. "Kalau tidak bisa terbang lagi akan kita jadikan suku cadang bagi pesawat lainnya," tandas Herman. (bal/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads