Disambut Ibu Negara, 48 Orangutan Pulang ke Indonesia

Disambut Ibu Negara, 48 Orangutan Pulang ke Indonesia

- detikNews
Rabu, 22 Nov 2006 14:20 WIB
Jakarta - Setelah tiga tahun berada di Thailand, 48 orangutan asli Kalimantan akhirnya menghirup udara Indonesia. 48 Orangutan ini secara resmi diterima Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono.Serah terima orangutan ini dilakukan di Pangkalan Militer Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (22/11/2006) pukul 12.00 WIB.Dalam acara tersebut, pemerintah Thailand diwakili oleh dubesnya di Indonesia, Atchara Seriputra. Atchara secara simbolik dengan menyerahkan sertifikat sehat kepada Ibu Ani.Sebelumnya 48 orangutan tersebut sempat menjalani tes DNA untuk mengetahui habitat aslinya."Orangutan ini asli dari Indonesia. Dalam beberapa hal sama dengan manusia. Bagi yang percaya teori Darwin, bisa jadi bangsa Indonesia ada saudara dengan orangutan tersebut. Betul tidak?" seloroh Ibu Ani disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.Penyerahan puluhan orangutan ini dihadiri ratusan orang dari Dephut, LSM Borneo Orangutan Survival, Taman Safari Indonesia, Kedutaan Besar Thailand, dan LSM Suara Hijau.Orangutan tersebut tiba di Lanud Halim Perdanakusuma pukul 09.15 WIB. Primata ini diangkut dengan Hercules C 130. Pemulangan orangutan ini ke Indonesia merupakan keberhasilan dari negosiasi dengan pihak Thailand yang dilakukan Dephut, Deplu, KBRI Bangkok, serta LSM lokal maupun internasional.Di Thailand, orangutan-orangutan tersebut sempat menjalani karantina dan perawatan di pusat konservasi alam liar, Khao Pra Tab Chang di Provinsi Ratchaburi, 125 km sebelah barat Kota Bangkok.Dalam masa karantina yang panjang, primata tersebut menjalani pemeriksaan kesehatan reguler. Pada pemeriksaan Agustus 2006, 39 orangutan menunjukkan kondisinya sangat sehat dan 7 terinfeksi hepatitis dan ditangani terpisah oleh para ahli di Thailand.Pada pukul 13.00 WIB, mereka diterbangkan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah untuk diserahkan di Pusat Konservasi Orangutan Nyaru Menteng.Dalam kesempatan tersebut, Menhut MS Ka'ban sempat menyatakan, biaya untuk pemulangan orangutan ini mencapai Rp 1 miliar. Dana itu diambil dari APBN dan sejumlah sponsor. Pemerintah Thailand ikut menanggung perawatan orangutan tersebut selama berada di negeri Gajah Putih itu. (umi/sss)


Berita Terkait