Kirim SMS SARA, Ibu 1 Anak Ditangkap Polisi
Rabu, 22 Nov 2006 11:17 WIB
Kuala Lumpur - Jangan sembarangan kirim SMS, salah-salah Anda bisa masuk bui! Inilah yang menimpa seorang wanita berusia 40-an tahun di Malaysia.Ibu satu anak itu ditangkap polisi sehubungan dengan kasus SMS berbau SARA yang ramai diberitakan media negeri jiran itu.Wanita Malaysia itu mengirimkan SMS yang isinya tentang sejumlah warga muslim yang akan dibaptis di gereja. Demikian seperti diberitakan harian Malaysia, The Star, Rabu (22/11/2006).Kepala kepolisian Ipoh Datuk Aziz Bulat mengatakan, perempuan itu beserta suaminya ditangkap di luar Rumah Sakit Alor Star. Wanita itu langsung histeris begitu perwira polisi mendekatinya."Anak laki-laki pasangan itu yang berumur 3 tahun sedang bersama mereka saat mereka ditangkap," ujar Aziz. Namun anak tersebut telah diserahkan polisi ke kerabat keluarga.Belum lama ini, ulama tinggi Perak, Datuk Seri Harussani Zakaria mengatakan kepada media, perempuan yang dirahasiakan identitasnya itu telah mengirimkan informasi melalui SMS kepadanya. Isinya soal pembaptisan muslim di Gereja Our Lady of Lourdes di Silibin, Ipoh pada 5 November lalu.Namun ternyata, SMS itu bohong belaka. Saat itu di gereja tersebut tengah mengadakan komuni pertama bagi 100 anak Katolik.Untuk keperluan penyelidikan, polisi merilis ke publik foto wanita lulusan International Islamic University of Malaysia dan Al-Azhar University di Kairo tersebut. Namun dia ternyata tidak hadir ke kantor polisi untuk memberikan keterangan seputar kasus itu.Di persidangan, hakim bernama Syamsul Rezal Md Ariff memerintahkan pasangan itu ditahan selama 3 hari untuk proses investigasi.
(ita/sss)











































