Indonesia & Ceko Kerjasama Pengadaan Peralatan TNI
Selasa, 21 Nov 2006 19:25 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Ceko telah menandatangani kerjasama bidang pertahanan. Perjanjian ini diharapkan bisa ditindaklajuti dengan pengadaan peralatan di TNI."Sebenarnya kerjasama ini sudah dirintis 2 tahun lalu tapi baru hari ini ada perjanjian antara kedua institusi," kata Sekjen Departemen Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin usai penandatanganan kerjasama dengan Deputi Kementrian Pertahanan Ceko (Jaroslav Kopriva) di kantor Dephan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (21/11/2006).Dijelaskan Sjafrie, ada pula beberapa kerjasama lain yang dilakukan dengan Ceko, di antaranya pertukaran informasi di bidang pertahanan, pertukaran perwira untuk pendidikan penelitian dan pengembangan, serta pertukaran tenaga ahli di bidang pengetahuan.Dalam waktu dekat, untuk menindaklanjuti ini, akan dibentuk komite kerjasama antara Indonesia dan Ceko. Komite ini akan menindaklajuti berbagai penjajakan, seperti pengadaan peralatan TNI.Ditegaskan Sjafrie, untuk memenuhi kebutuhan dasar minimal TNI diperlukan peralatan kegiatan operasi. "Yang dibutuhkan adalah peralatan yang sifatnya immediate mission dan difference power yang mendukung kegiatan operasi seperti pesawat latih," tambahnya.Menurutnya, pesawat latih ini akan meringankan beban pesawat tempur yang dimiliki TNI yang selama ini tidak bisa digunakan untuk pelatihan lagi. Namun begitu menurutnya, Indonesia memiliki alternatif untuk menentukan negara mana saja yang bisa memenuhi kebutuhan alutsista TNI. "Jadi kita tidak tergantung pengadaan pada suatu negara tertentu," imbuhnya.
(zal/wiq)











































