DPP Turun Tangan Selesaikan Konflik DPC PDIP Sragen
Selasa, 21 Nov 2006 15:26 WIB
Solo - Sekjen PDIP Pramono Anung Wibowo yakin konflik yang terjadi di PDIP Sragen akan segera dapat terselesaikan. Menurutnya, saat ini DPP PDIP telah turun tangan untuk menyelesaikan konflik dengan mengundang kedua belah pihak yang berseteru."Dua pihak yang berkonflik diundang dan dijanjikan selesai hari ini juga. Ini institusi tertinggi partai turun tangan, ya harus selesai," ujar Pramono saat hadir dalam pertemuan menyelesaikan beberapa kasus internal PDIP di Jateng yang diadakan di Hotel Sahid Kusuma, Solo, Selasa (21/11/2006).Pramono tidak bersedia menjawab ketika ditanya sanksi apa yang akan diberikan oleh partai kepada pihak yang nantinya terbukti melakukan kesalahan organisasi. Dia berkilah bahwa pertemuan tersebut untuk musyawarah mufakat. "Sekjen turun sendiri berarti akan diselesaikan," elaknya.Dalam pertemuan itu juga diundang tiga pengurus DPC PDIP di Jateng selain Sragen yang juga sedang dilanda persoalan, yaitu DPC PDIP Banyumas, Wonogiri, dan Pemalang. Selain Pram, fungsionaris DPP PDIP yang hadir antara lain Tjahjo Kumolo, Adang Ruchijatna dan Mangara Siahaan.Menurut Pram, konflik seperti yang terjadi di empat DPC itu adalah dinamika di tubuh partai yang biasa terjadi sebagai bagian dari proses pendewasaan partai. Namun demikian konsolidasi partai dalam penyelesaian persoalan perlu lebih mengedepankan kebersamaan dengan asas musyawarah mufakat."Karena bagaimanapun wilayah Jawa Tengah ini adalah lumbung atau basisnya PDIP, sehingga DPP berkepentingan segera menyelesaikan persoalan yang ada," ujarnya.Konflik berkepanjangan melanda DPC PDIP Sragen semenjak pembentukan pengurus baru hasil Konfercabsus bulan April lalu. Puncak konflik adalah perusakan kantor DPC dan pembakaran sejumlah aset partai pada 11 November 2006. Hingga saat ini sembilan tersangka pelaku perusakan masih ditahan polisi.
(mbr/sss)











































