Kalla: Pengusaha Berpeluang Jadi Presiden

Kalla: Pengusaha Berpeluang Jadi Presiden

- detikNews
Selasa, 21 Nov 2006 14:54 WIB
Jakarta - Entah ada maksud terselubung atau tidak, Wapres Jusuf Kalla mencetuskan betapa pengusaha berpeluang menjadi presiden. Sebab pengusaha memiliki biaya pemilu yang lebih dibanding calon lain."Untuk menjadi pimpinan daerah, bupati, gubernur, bahkan presiden harus diusulkan parpol, maka cenderung kepemimpinan berasal dari luar PNS. Karena pilkada dan pilpres membutuhkan figur dan biaya, maka cenderung pengusaha yang lebih banyak," kata Kalla yang juga dikenal sebagai pengusaha ini.Hal tersebut disampaikan Kalla saat memberikan pembekalan kursus reguler angkatan XXXIX Lemhanas tahun 2006 di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2006).Menurut dia, nantinya kecenderungan pengusaha mencalonkan diri dalam pilkada dan pilpres akan semakin banyak. "Dari 10 gubernur Sumatera, 7 di antaranya adalah pengusaha," terang pria berkumis yang juga menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar ini.Selain perlu biaya untuk pilkada dan pilpres, lanjut dia, pengusaha berpeluang menjadi presiden dan pimpinan daerah karena saat ini PNS tidak boleh berpolitik.Dijelaskan dia, selama Orde Baru, PNS masih boleh mencalonkan diri menjadi presiden dan pimpinan daerah. Namun setelah reformasi, PNS dilarang untuk berpolitik dengan tujuan menjaga netralitas, mengingat PNS dianggap berpihak pada saat Orde Baru."Jika 3,7 juta PNS terpecah dalam 20 partai, bayangkan isi kantor itu bagaimana, ada atribut bermacam-macam," cetus Kalla sambil tersenyum.Dalam persaingan yang serba terbuka pada pilkada dan pilpres, sambung dia, parpol harus memilih dan berusaha mencari calon presiden dan pimpinan daerah yang terbaik."Bila tidak, maka tidak akan dipilih orang. Golkar sangat ketat melakukan seleksi untuk mencari kader atau calon," tandas Kalla yang didorong-dorong sejumlah DPD Golkar menjadi calon presiden 2009 saat Rapimnas II Golkar beberapa waktu lalu ini. (nik/sss)


Berita Terkait