Tegar Jadi Suspect Flu Burung
Selasa, 21 Nov 2006 14:11 WIB
Padang - Setelah ayam ternak ayahnya mati mendadak beberapa hari lalu, seorang bocah 10 tahun mengalami panas tinggi, sesak napas, dan batuk. Dia pun menjadi suspect flu burung.Bocah bernama Tegar ini lalu dirujuk ke RS M Djamil, Padang, Sumatera Barat setelah sempat dirawat di puskesmas setempat dan RS Sei Dareh."Penanganan Tegar diserahkan ke RS M Djamil agar mendapat perawatan yang lebih baik karena didukung oleh peralatan yang lebih lengkap," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Zulkarnain R, ketika dihubungi detikcom, Selasa (21/11/2006).Dijelaskan dia, Tegar merupakan warga Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya."Ia mengalami gejala mirip flu burung, namun belum dapat dipastikan terinfeksi virus itu. Informasi yang kami peroleh, sebelum sakit, Tegar diketahui pernah kontak dengan unggas. Orangtuanya merupakan salah satu peternak unggas yang sejumlah ayamnya ditemukan mati mendadak beberapa waktu lalu," tutur Zulkarnain.Sebelum Tegar, RS Dr M Djamil Padang telah merawat dua pasien suspect flu burung asal Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sawahlunto Sijunjung, yakni Adi Eka Putra (11) dan Muhammad Ripandi (3). Berdasarkan hasil pengujian sampel darah yang dikirim ke RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta, keduanya kemudian dinyatakan negatif flu burung."Hasil diagnosa yang kita lakukan menunjukkan mereka menderita Broncho Pneunomoni yang memiliki gejala seperti terinfeksi flu burung. Kondisi kesehatan keduanya saat ini sudah sangat jauh membaik," ujar Direktur RS Dr M Djamil, Suchyar Iskandar.
(yon/sss)











































