Tak Ada Hakim Agama & TUN yang Lolos, MA Pertanyakan KY

Tak Ada Hakim Agama & TUN yang Lolos, MA Pertanyakan KY

- detikNews
Senin, 20 Nov 2006 20:53 WIB
Jakarta - Ketua Mahkamah Agung (MA) Bagir Manan mempertanyakan seleksi calon hakim agung yang dilakukan Komisi Yudisial (KY). Seleksi itu dinilai tidak memperhatikan komposisi hakim yang dibutuhkan MA."Dari enam yang lolos itu, satu pun kita tidak melihat ada yang dari agama dan dari TUN," kata Ketua MA Bagir Manan di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (20/11/2006).Saat ini, terdapat enam posisi hakim agung yang kosong di MA., yakni hakim agung yang pensiun hingga akhir 2006, Usman Karim, Chairani A Wani, Arbijoto, dan Syamsuhadi Irsyad. 2 Posisi kosong lainnya yakni yang ditinggalkan Abdul Rahman Saleh yang kini menjabat Jaksa Agung dan Toton Suprapto yang meninggal dunia.Dari 6 posisi lowong itu, MA membutuhkan 4 hakim dari pidana umum, 1 hakim Tata Usaha Negara (TUN), dan 1 hakim dari bidang agama. Namun, Bagir menyerahkan sepenuhnya seuruh proses seleksi hakim agung itu kepada DPR. "Namun demikian, saya katakan seandainya masih sulit mencari yang enam orang itu, maka kita dengan jumlah yang ada ini akan bekerja sebaik-baiknya," ujarnya. Mengenai hanya dua hakim karir yang lolos ke DPR, Bagir membantah hal itu dikarenakan rendahnya kualitas hakim karir maupun adanya krisis kepemimpinan di MA. Perbedaan antara hakim karir dan nonkarir pun dianggap sudah tidak dipermasalahkan lagi."Belum tentu yang tidak lolos itu kualitasnya kurang. Banyak indikasi yang digunakan oleh KY. Jangan kita berpikiran seperti itu. Karier dan non karier itu sudah menyatu betul, dan justru saling melengkapi," tandasnya. (ary/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads