SBY-Bush: Hubungan Bilateral RI-AS Penting

SBY-Bush: Hubungan Bilateral RI-AS Penting

- detikNews
Senin, 20 Nov 2006 20:16 WIB
Bogor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden George Bush menegaskan pentingnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS), terutama dalam 2 tahun terahir ini.Hal tersebut ditegaskan oleh SBY dan Bush dalam joint statement saat bertemu di Bogor. Salinan joint statement ini diterima detikcom, Senin (20/11/2006).Dalam joint statement itu, kedua presiden ini pun mengakui adanya hubungan yang sangat spesial antara kedua negara dan rakyatnya, terutama pada saat peristiwa tsunami dan badai Katrina. Bush sendiri menunjukkan kekagumannya kepada rakyat Indonesia dan pemerintah untuk membangun kembali wilayah yang diguncang gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.Kedua presiden ini juga menegaskan bahwa Indonesia dan AS terikat oleh hubungan demokratis yang didasarkan pada persamaan, saling menjaga hubungan, tujuan yang sama dan membagi nilai kebebasan, pluralisme, dan toleransi. Kedua presiden ini berkomitmen akan memperluas dan memperdalam hubungan tersebut.Dalam kesempatan itu, Bush juga memberikan selamat kepada Indonesia yang telah menyetujui perjanjian program Millenium Challange Corporation senilai US$ 55 juta. Program ini untuk mendukung program antikorupsi yang dicanangkan SBY, serta untuk membangun pereknonomian di Indonesia. Kedua presiden ini juga gembira atas ditandatanganinya 2 MoU yang masing-masing membahas tentang kerjasama dalam perdagangan tekstil dan memberantas pelaku illegal logging. Mereka juga gembira atas dibukanya hubungan antara Departemen kehutanan AS dan Menteri Kehutanan Indonesia.Dalam pertemuan itu, SBY dan Bush juga membahas penanggulangan virus flu burung di Indonesia. Dalam kesempatan itu, SBY menyatakan bahwa pemerintah Indonesia sungguh-sungguh memberantas virus tersebut sebelum menyebar ke yang lain.SBY pun menyarankan agar AS dapat meningkatkan anggaran untuk menanggulangi virus mematikan itu pada 2007. Selain itu, juga diharapkan adanya peran aktif dari negara lainnya untuk memberantas virus tersebut.Dalam pertemuan di Bogor itu, Bush dan SBY juga membahas agenda untuk memberantas terorisme. Kedua presiden itu juga menyatakan kepuasannya atas telah ditahan dan dihukumnya tersangka kerusuhan di Timika pada 2002 lalu. (ary/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads