Kawasan Lindung di Sumut Diusulkan Jadi Perkebunan Sawit
Senin, 20 Nov 2006 20:15 WIB
Medan - Sementara kalangan aktivis lingkungan mengusulkan agar dilakukan reboisasi terhadap kawasan lindung Register 40, Sumut yang sudah rusak, usulan berbeda justru datang dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo).Paguyuban ini mengusulkan agar lahan Register 40 yang berada di kawasan Padang Lawas dijadikan perkebunan sawit saja seluruhnya."Data dari Departemen Kehutanan menunjukkan, kawasan hutan di Padang Lawas, Kabupaten Tapanuli Selatan luasnya 178.508 hektar. Namun sudah mengalami kerusakan. Setidaknya ada 43 perusahaan dan berbagai jenis usaha yang sudah menanam sawit di sana," kata Sekretaris Jenderal Apkasindo Asmar Arsjad di Medan, Senin (20/11/2006).Menurut Asmar, pada dasarnya kondisi hutan di sana sudah tidak lagi merupakan hutan. Sudah banyak lahan perkebunan sawit. Setidaknya pada delapan kecamatan yang ada di kawasan Padang Lawas. Namun hingga sekarang pemerintah belum mengubah status hukum kawasan itu sebagai kawasan lindung."Kita berharap agar kejelasan status ini dapat segera dikeluarkan pemerintah. Lagipula untuk mendukung gerakan pembukaan tiga juta lahan sawit, kebutuhan lahan juga mendesak. Dengan adanya landasan hukum yang jelas tentang status kawasan ini, maka petani kelapa sawit juga bisa memanfaatkan kawasan itu dengan baik," kata Asmar didampingi Ketua Umum Apkasindo Sumardi Syarief dan Wakil Ketua DPD Apkasindo Sumut Efendi Naibaho.Disebutkan Asmar, kondisi kawasan lindung Register 40 juga sudah carut-marut. Data yang diperoleh Apkasindo menunjukkan sejak tahun 1998 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tapanuli Selatan telah menerbitkan 1.820 Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan Padang Lawas."Sampai sekarang SHM itu tidak pernah dibatalkan," kata Asmar.Apkasindo, kata Asmar, sangat mendukung jika pemerintah memberikan rekomendasi yang jelas bagi kawasan Register 40 di Padang Lawas itu, yakni peruntukan bagi lahan perkebunan sawit. Dengan demikian status hukumnya jelas, dan warga sekitar dapat menjadi lebih sejahtera dengan mengelola lahan kawasan itu menjadi kebun kelapa sawit.
(rul/sss)











































