Paspampres RI dan AS Bersitegang, Wartawan Tepuk Tangan
Senin, 20 Nov 2006 14:34 WIB
Jakarta - Ketegangan tidak hanya terjadi antara demonstran dan aparat. Paspampres Indonesia dan Paspampres AS yang bernama US Secret Service pun sempat bersitegang karena masalah koordinasi perintah. Ketegangan ini diwarnai tepuk tangan wartawan.Peristiwa ini terjadi di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Senin (20/11/2006) sekitar pukul 13.45 WIB.Awalnya, seorang anggota Paspampres RI memerintahkan wartawan yang meliput di Lanud Halim Perdanakusumah untuk melihat lokasi peliputan sekaligus menaruh kamera, tripod dan barang-barang lain di lokasi yang berada di dalam landasan udara."Silakan masuk dan tinggalkan peralatan Anda satu jam sebelum acara, nanti akan kita panggil," kata anggota Paspampres itu.Namun baru saja akan beranjak, dua anggota US Secret Service melarang wartawan masuk ke landasan udara. Alhasil, wartawan kebingungan, tidak tahu harus mengikuti perintah siapa.Kemudian Paspampres berdiskusi dengan dua orang US Secret Service tersebut. Namun sebelum kesepakan tercapai, petugas US Secret Service itu malah menyuruh wartawan masuk. Wartawan pun melenggang masuk, tapi baru berjalan beberapa langkah, langsung distop oleh Paspamres."Semuanya mundur!" teriak Paspampres itu. Wartawan pun kembali bingung.Lalu Paspamres itu membentak kedua petugas Secret Service. "Saya tidak menerima perintah dari kamu, kalau ada perintah nanti ada dari Mr Carlos, baru kepada saya," teriaknya dalam bahasa Inggris yang disambut tepuk tangan wartawan.Perintah pun diambil alih oleh Mr. Carlos yang kemudian membawa wartawan menuju lanud. Wartawan dibawa ke lokasi peliputan dengan truk terbuka. "Tinggalkan semua barang bawaan anda, semua akan dicek," kata Mr Carlos begitu tiba di lokasi.Di pinggir landasan, terlihat 4 helikopter Chinook berwarna abu-abu dan berbaling-baling ganda. Salah satunya tengah diisi bahan bakar. Juga ada 8 mobil berpelat nomor asing, yang langsung didatangkan dari Amerika untuk mengangkut rombongan.
(ken/nrl)











































