Bogor Lumpuh Total
Senin, 20 Nov 2006 09:35 WIB
Bogor - Lumpuh adalah kata yang pas untuk menggambarkan Bogor pada Senin (20/11/2006). Kota Hujan ini lumpuh bukan akibat kerusuhan, tapi karena ada seorang tamu yang hendak berkunjung yaitu Presiden AS George W Bush.Toko-toko, sekolah, pusat belanja, hingga kantor pemerintah termasuk bank swasta, tutup.Angkot dialihkan, jalanan ditutup, dan ribuan polisi dan tentara berdiri di sepanjang jalan dengan senjata masing-masing. Suasana Bogor yang lumpuh dibenarkan oleh Dini, salah satu pembaca detikcom."Saya bekerja di kawasan Blok M Jakarta Selatan. Setiap Senin saya selalu menggunakan kereta api. Di sepanjang jalan menuju Bogor kota, lalu lintas memang lengang, perbatasan Jalan Mayor Oking dan Kapten Muslihat sudah dijaga oleh patroli. Jadi saya menuju stasiun melalui Jalan Mayor Oking. Jalan Kapten Muslihat sudah tidak ada angkutan umum yang hilir mudik, hanya angkutan 02 yang beroperasi itu pun sampai Jl.Paledang," beber Dini lewat e-mail.Pengamatan detikcom, sejumlah bank yang ada di Jalan Kapten Muslihat, seperti Bank Mandiri, BRI, Bank Permata dan Bank Jawa Barat, tutup. Tulisan "Tutup/Closed" tampak menggantung di pintu bank. Sedang pintu pagar bank terkunci rapat.Gedung DPRD Bogor juga tutup, demikian juga sekolah yang ada di kiri-kanannya. Matahari Departement Store juga tidak ada kegiatan. Toko dan pasar tidak menggeliat. Yang masih berani buka hanyalah pedagang makanan. Warung makanan dijubeli pembeli, utamanya aparat keamanan.Mereka yang hendak melintas dicegat aparat dan ditanyai indentitasnya. Meski telah berbekal KTP atau SIM, tetap tidak diizinkan melintas pada jalan-jalan tertentu. ID Card khusus yang dikeluarkan Denpom Siliwangi pun banyak yang ditolak. Padahal sebelumnya tanda pengenal itu disebut-sebut sebagai "kartu sakti".Syukurlah kekhawatiran adanya jamming pada telepon seluler belum terbukti. Komunikasi lewat telepon masih oke.
(nrl/sss)











































