Bogor Bak Kota Mati, Aparat Bikin Takut Warga
Senin, 20 Nov 2006 09:30 WIB
Jakarta - Warga yang berada di sepanjang jalan utama Kota Bogor bisa dihitung dengan jari. Menjelang kedatangan Presiden AS George Bush yang hanya dalam hitungan jam, Bogor bak kota mati.Senin (20/11/2006) pukul 09.00 WIB, di sepanjang jalan yang tampak hanyalah para petugas keamanan yang berjaga dan berpatroli. Warga pun lebih memilih menghabiskan waktu di dalam rumah.Di beberapa gang sepanjang Jl Otista, tampak orang yang menyemut. Mereka mengintip keadaan jalan yang lengang. Kebanyakan adalah pria dan ibu-ibu yang sedang menyuapi anaknya.Tepat di depan orang yang berkerumun, berdiri sekitar 20 aparat Brimob. Suasana mencekam pun kental terasa."Kalau pengamanan seperti ini bikin mencekam. Kayak mau perang. Tentara pakai helm topi baja, bersenjata lengkap, bikin takut," ujar Usep, warga Desa Babakan Palendeuy, sambil melirik anggota Brimob.Karena itulah, ada beberapa warga yang memilih meliburkan diri dari aktivitasnya mencari nafkah. "Ada imbauan untuk mengecilkan seluruh aktivitas. Kami hanya bisa di ujung gang melihat-lihat situasi," imbuh Usep.
(nvt/nrl)











































