Bush Datang Kok Kita yang Rugi
Senin, 20 Nov 2006 08:56 WIB
Jakarta - Aksi dan pendapat mengiringi rencana kedatangan Presiden AS George W Bush ke Indonesia. Kedatangan Bush ini pun dikeluhkan sebagian wong cilik yang tidak paham soft issue sebagai agenda pembicaraan Presiden SBY dan Bush."Bush datang saya malah rugi," celetuk Wahyumi, pengemudi angkot Trans Halim, Minggu (19/11/2006).Wahyumi tentu tidak berlebihan, sebab ada kekhawatiran jalur di Sekitar Bandara Halim Perdanakusuma ditutup, sehingga Trans Halim tidak bisa beroperasi. Akibatnya, tentu saja tidak ada uang yang masuk ke kantong sopir Trans Halim.Sementara itu para pengemudi bus di Terminal Baranangsiang Bogor juga mengaku merugi. Pendapatan mereka sejak beberapa hari terakhir turun drastis. Hal itu dikarenakan banyak orang yang enggan keluar rumah mengingat ketatnya penjagaan."Baranangsiang bakal ditutup dan ada yang dialihkan ke terminal bayangan di simpang Ciawi. Padahal di sana selain lokasinya sempit, penumpang yang ke arah situ juga tidak banyak," ujar Dadang Sukandar, seorang awak bus.Karena itulah, sebagian besar memilih meliburkan diri dari pada harus menghabiskan bensin.Beberapa warga Bogor yang bekerja di Jakarta juga memilih meliburkan diri karena ribetnya arus lalu lintas. Maklum, sejumlah ruas jalan ditutup dan dialihkan.Keputusan serupa juga diambil oleh beberapa pedagang di Kota Bogor. "Kita disuruh tutup. Daripada tidak ada yang beli ya mendingan tidak usah jualan," cetus seorang pedagang makanan.Demi Bush, banyak wong cilik merelakan penghasilannya berkurang. Mr Bush tahu nggak ya?
(nvt/nrl)











































