Penumpang KRL Bogor Lebih Sepi Dibanding Pas Lebaran

Penumpang KRL Bogor Lebih Sepi Dibanding Pas Lebaran

- detikNews
Senin, 20 Nov 2006 08:00 WIB
Bogor - Lebaran di Jakarta dan sekitarnya jelas sunyi senyap. Tapi kedatangan Bush ternyata memecahkan rekor. Jumlah komuter -- utamanya yang menumpang KRL Bogor-Jakarta -- bisa dihitung dengan jari."Ini lebih sepi daripada hari raya. Parahan ini. Kita saja bisa dandan, menguap, santai-santai. Biasanya jam segini sudah keringatan, Senin kan biasanya hari sibuk," kata penjaga loket pintu utama Stasiun Bogor pada detikcom, Senin (20/11/2006) pukul 07.00 WIB.Untuk memasuki stasiun, tersedia dua pintu yaitu pintu utama dan pintu belakang/pintu barat. Penumpang yang turun dari KA dilarang lewat pintu utama, harus berputar menuju pintu barat. Di pintu utama kini juga tidak ada angkutan umum yang ngetem. Lalu lintas angkot disterilkan. Semua angkot dibelokkan menuju pintu belakang.Dengan situasi seperti ini, wajar bila kemudian mereka yang beli di pintu utama sangat sedikit. Pada pukul 07.00 WIB saja, yang beli karcis lewat pintu utama untuk KRL Pakuan jurusan Jakarta baru 20 orang. Padahal biasanya pada jam yang sama sudah 500 hingga 700 penumpang.Untuk keberangkatan pagi, ada 3 KRL Pakuan yang diberangkatkan menuju Jakarta. Biasanya, dari 3 keberangkatan itu karcis yang terjual sudah 25 pak. Satu pak berisi 100 karcis. "Sekarang yang laku baru dikit," kata penjaga tiket. (nrl/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads