Bush Seorang Hipokrit

Surat Terbuka PKS untuk Bush:

Bush Seorang Hipokrit

- detikNews
Senin, 20 Nov 2006 06:58 WIB
Jakarta - Kecaman terhadap Presiden AS George Bush datang bertubi-tubi menjelang kedatangannya ke Indonesia. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai Bush sebagai seorang hipokrit (munafik) yang tidak memahami ajaran agama tentang perdamaian.Pernyataan tersebut disampaikan Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Bush, yang diterima detikcom, Senin (20/11/2006). Surat tersebut ditulis dalam bahasa Inggris."Mengapa Anda menganggap nyawa warga anda berada di atas nyawa umatmanusia yang lain? Kita diciptakan oleh Tuhan yang sama. Tuhan yang anda sembah. Apakah Dia (Tuhan) menciptakan orang Amerika di atas manusia lainnya? Apakah Anda telah membaca 10 Firman Tuhan (Ten Commandments). Di sana dikatakan Engkau tidak boleh membunuh' (Thou shalt not kill)," urai Tifatul.Lebih lanjut Tifatul menyatakan Bush adalah orang yang telah menyebarkan teror di seluruh penjuru dunia. Bush telah membuat dunia dalam keadaan berbahaya."Anda menahan ribuan orang di penjara tanpa pengadilan dan menyalahkan mereka karena agama mereka. Anda merasa bebas untuk menyiksa siapapun yang Anda tangkap, namun Anda tidak menyebutnya sebagai penyiksaan," bebernya.Dicontohkan Tifatul, peperangan yang dikobarkan AS di Irak dan Afghanistan melebihi perbuatan seorang teroris. Ribuan nyawa tak berdosa harus kehilangan nyawa akibat kebijakan luar negeri Bush dengan alasan perang melawan terorisme."Apa yang pernah anak-anak Irak atau Afghanistan lakukan kepada Anda? Kejahatan apa yang mereka lakukan sampai Anda membunuh mereka? Ini Anda sebut sebagai 'perang melawan teror', lebih banyak dari jumlah yang pernah diimpikan teroris manapun saat membunuh," imbuhnya.Tifatul berharap Bush belajar untuk tidak memaksakan 'resep hegemoni' dalam menempatkan 'gaya demokrasi ala AS' di negara lain."Tolong jangan menganggap Anda dapat mengajarkan demokrasi dan HAM kepada kami, sementara di saat yang lain Anda menghancurkan demokrasi dan melakukan pelanggaran HAM di banyak negara," tegas dia.PengamananTifatul juga menyoroti pengamanan terhadap kunjungan Bush ke Indonesia yang sangat berlebihan. Hal itu mencerminkan sikap Bush yang meremehkan Indonesia."Secret Service (paspamres AS) mungkin telah memberikan informasi kepada anda bahwa kunjungan singkat Anda kali ini telah memberikan efek yang luar biasa bagi kami disebabkan pengamanan yang anda minta: sekolah-sekolah ditutup, rute transportasi dialihkan, kios-kios makanan dipindahkan, dan pemerintah kami mengeluarkan setidaknya Rp 6 miliar untuk semua persiapanitu. Angka ini tidak termasuk persiapan keamanan lain seperti yangdiasumsikan oleh Secret Service bahwa negeri kami tidak aman bagi kunjungan Anda. Hal inikah yang Anda sukai ketika memasuki sebuah negara?" tulisnya panjang lebar.Tifatul juga mengutip Presiden I AS, Abraham Lincoln, bahwa 'Anda dapat membodohi seluruh manusia pada saat tertentu, dan beberapa manusia selamanya, akan tetapi Anda tidak akan dapat membodohi seluruh manusia untuk selamanya'."Sangat menyedihkan untuk melihat jurang kebijaksanaan yang sangat lebar antara anda dengan pemimpin anda sebelumnya," pungkasnya. (nvt/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads