Bush Datang, Warga Bogor Bak Terisolasi
Senin, 20 Nov 2006 00:21 WIB
Bogor - Rencana kedatangan Presiden AS George W Bush ke Bogor membawa berbagai dampak. Sejumlah warga di Bogor bahkan merasa terisolasi akibat ketatnya pengamanan."Banyak trayek angkot yang dialihkan, malah mungkin ada yang tidak beroperasi. Daripada pusing-pusing, saya meliburkan diri sajalah. Saya mau di rumah saja, kan tidak bisa ke mana-mana, seperti terisolasi," ujar Iwan, warga Sempur, Bogor.Hal tersebut disampaikan karyawan PT Poeser Indonesia yang berada di Jl Panglima Polim, Jakarta, itu kepada detikcom, Minggu (19/11/2006).Sementara itu, menurut Ketua RT 02/ RW I Sempur Kidul, Kelurahan Sempur, Bogor, Djoni Wijaya, ada ratusan orang Sempur yang bekerja di luar Bogor dan biasa menggunakan transportasi kereta api."Di sini ada 50 kepala keluarga (KK) atau sekitar 300 warga. Rata-rata tiap KK ada yang kerja di luar Bogor. Kalau di Kelurahan Sempur ada 7 RW dan 35 RT ya kalikan saja. Kita tidak bisa ke mana-mana," keluh Djoni.Apalagi, menurut Djoni, tidak ada sosialisasi mengenai ruas jalan yang ditutup dan dialihkan. "Tidak ada pemberitahuan dari lurah. Kita tahu juga dari televisi," imbuhnya dengan logat Sunda yang kental.
(nvt/nvt)











































