Bush Datang ke Bogor, Jumlah Penumpang Kereta Turun 40%
Minggu, 19 Nov 2006 16:40 WIB
Bogor - Kedatangan Presiden Bush Senin 20 November ke Bogor tidak terlalu mengganggu operasional Stasiun Kereta Bogor. Meski demikian jumlah penumpang diperkirakan anjlok hingga 40 persen."Ya kira-kira penurunan penumpang sebesar 40 persen. Yang pasti sampai sekarang tidak ada instruksi dari atas bahwa stasiun ditutup," kata Kepala Stasiun Bogor Zainal Arifin kepada detikcom, di kantornya, Jalan Nyi Rajapermas, Bogor, Minggu (19/11/2006).Dia menegaskan, volume penumpang pada hari-hari kerja mencapai 100 ribu orang. Umumnya mereka bekerja di sekitar wilayah Depok dan Jakarta. "Jumlahnya mencapai 100 ribu, tapi itu pulang-pergi (PP)," jelas dia.Ketika ditanyakan mengenai dampak akibat penutupan Jalan Kapten Muslihat yang menuju ke Stasiun Bogor, Zainal mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyosialisasikan ke masyarakat agar dapat mengantisipasi apabila tidak mendapat angkutan umum akibat akses jalan ditutup."Kami menyarankan agar mereka datang atau pulang melalui pintu barat bukan pintu timur karena dari arah pintu barat ada angkot yang searah Ciomas atau Dermaga. Mereka bisa menyiasati lewat jalur sana meskipun harus memutar," ujarnya.Mengenai pengamanan di area stasiun, Zainal mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat TNI karena wilayahnya masuk dalam range II. "Penambahan jumlah aparat keamanan dari TNI sekitar 100 orang," kata dia.
(san/fjr)











































